Waspada Overdosis Gula Tanpa Disadari, Menkes Ingatkan Ancaman Diabetes dan Gagal Ginjal. (Foto: IG BGS)
JAKARTA – Konsumsi minuman manis kemasan secara berlebihan dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus diabetes dan gagal ginjal di Indonesia. Kebiasaan ini kerap terjadi tanpa disadari, terutama saat aktivitas kerja seperti rapat atau pertemuan, di mana minuman manis kerap tersaji di atas meja.
Menteri Kesehatan Budi G Sadikin mengatakan, minuman manis kemasan memang terasa segar dan nikmat, namun di balik rasa tersebut tersimpan kandungan gula yang cukup tinggi. Dalam satu botol minuman manis kemasan, rata-rata terkandung sekitar 20–35 gram gula.

(Menteri Kesehatan Budi G Sadikin. Foto: IG Budi G Sadikin)
“Padahal, asupan gula harian yang dianjurkan untuk tubuh maksimal hanya 50 gram per hari,” ujarnya, seperti dikutip dari akun Instagram miliknya, Minggu (25/1/2026).
Jika dalam satu hari seseorang mengonsumsi jus kemasan di pagi hari, teh botolan saat siang, dan kopi susu di sore hari, maka lanjutnya, asupan gula bisa dengan mudah melampaui batas aman. Kondisi ini membuat kerja ginjal menjadi lebih berat dan berisiko memicu diabetes melitus yang dalam jangka panjang dapat berujung pada gagal ginjal.

