Bandung, CNN Indonesia —
Jumlah korban meninggal dunia akibat longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali bertambah.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 16 kantong jenazah dari lokasi bencana. Proses pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan baru sebagian korban yang berhasil dikenali identitasnya oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Dari 16 kantong jenazah tersebut, sebanyak 7 telah berhasil diidentifikasi, sementara 8 lainnya belum teridentifikasi atau masih dalam proses identifikasi,” ujar Hendra, Minggu (25/1).
Ia menjelaskan, tujuh korban yang telah teridentifikasi merupakan warga terdampak bencana dengan rentang usia produktif hingga lanjut usia.
Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis forensik, pencocokan data ante mortem, serta koordinasi dengan pihak keluarga korban.
Sementara itu, jenazah yang belum teridentifikasi telah diambil sampel DNA dan untuk sementara disimpan di RSUD Cibabat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” kata Hendra.
Lebih lanjut, Hendramemastikan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi tetap berjalan. Pos kesehatan disiagakan di sejumlah titik pengungsian untuk memantau kondisi warga terdampak sekaligus mencegah munculnya penyakit pascabencana.
“Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” katanya.
(fra/csr/fra)
[Gambas:Video CNN]

