Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jejak Ribuan Kayu Gelondongan di Banjir Bandang Tegal

    January 26, 2026

    Reza Arap Disebut Datangi Apartemen Usai Dapat Kabar Lula Meninggal

    January 26, 2026

    Scottie Scheffler Menangi The American Express, Raih Gelar PGA Tour ke-20

    January 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Jenderal Dekat Xi Jinping Diselidiki karena Dugaan Pelanggaran Serius

    Jenderal Dekat Xi Jinping Diselidiki karena Dugaan Pelanggaran Serius

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 26, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dikutip dari RT pada Senin, 26 Januari 2026, Zhang merupakan anggota Politbiro Partai Komunis China sekaligus Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC), lembaga militer tertinggi yang dipimpin Presiden Xi Jinping. Ia dikenal sebagai figur senior yang dekat dengan pusat kekuasaan.


    Dalam pernyataan resmi Kementerian Pertahanan China pada Sabtu, Zhang dituduh melakukan “pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum”. Pemerintah China belum merinci bentuk pelanggaran yang dimaksud.

    Selain Zhang, pejabat militer senior lain, Liu Zhenli, yang juga anggota CMC, ikut diselidiki atas dugaan serupa. Zhang, yang kini berusia 74 tahun, telah bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sejak 1968 dan masih aktif meski telah melewati usia pensiun militer.



    Sejumlah media Barat berspekulasi bahwa Zhang membocorkan informasi program nuklir China kepada Amerika Serikat (AS) dan menerima suap besar terkait promosi jabatan. Namun, pemerintah China belum mengonfirmasi tuduhan tersebut.

    Media China, Global Times, mengutip editorial PLA Daily, menegaskan bahwa pejabat militer yang terbukti korup akan dihukum tegas, tanpa memandang jabatan atau pengaruhnya.

    Sejak masa jabatan ketiganya pada 2023, Presiden Xi Jinping memperketat kampanye antikorupsi di kalangan militer dan elite partai. Xi menilai korupsi sebagai ancaman serius, dan beberapa pejabat tinggi, termasuk jenderal dan pimpinan CMC, telah diberhentikan dalam beberapa tahun terakhir.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Jejak Ribuan Kayu Gelondongan di Banjir Bandang Tegal

    January 26, 2026

    Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa soal Kasus Korupsi Kuota Haji

    January 26, 2026

    Pramono Respons Aduan Jalan Berlubang Usai Banjir Rendam Jakarta

    January 26, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jejak Ribuan Kayu Gelondongan di Banjir Bandang Tegal

    Berita Nasional January 26, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Warga menduga kayu hutan ini berasal dari pembalakan liar di Gunung…

    Reza Arap Disebut Datangi Apartemen Usai Dapat Kabar Lula Meninggal

    January 26, 2026

    Scottie Scheffler Menangi The American Express, Raih Gelar PGA Tour ke-20

    January 26, 2026

    Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa soal Kasus Korupsi Kuota Haji

    January 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jejak Ribuan Kayu Gelondongan di Banjir Bandang Tegal

    January 26, 2026

    Reza Arap Disebut Datangi Apartemen Usai Dapat Kabar Lula Meninggal

    January 26, 2026

    Scottie Scheffler Menangi The American Express, Raih Gelar PGA Tour ke-20

    January 26, 2026

    Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa soal Kasus Korupsi Kuota Haji

    January 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.