Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Imbang Lawan AS Roma, Koni De Winter Pahlawan Baru Bagi AC Milan

    January 26, 2026

    Penyebab John Herdman Diprediksi Antar Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 : Okezone Bola

    January 26, 2026

    Chelsea Kagetkan Dortmund dengan Penarikan Anselmino Mendadak

    January 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Bupati Luwu Respons Aksi Blokade Jalur Trans Sulawesi Tuntut Pemekaran

    Bupati Luwu Respons Aksi Blokade Jalur Trans Sulawesi Tuntut Pemekaran

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 26, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Makassar, CNN Indonesia —

    Sejumlah titik jalur trans Sulawesi yang berada di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan diblokade oleh sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.

    Aksi blokade jalan tersebut terjadi sejak Jumat (23/1) hingga Senin (26/1). Lalu lintas kendaraan yang keluar dari maupun menuju ke Kota Makassar atau ke kabupaten lainnya tersendat setelah tiga jalan ditutup di wilayah Belopa, Padang Sappa dan Walenrang Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu.

    Bupati Luwu Patahuddin mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya agar mahasiswa dan warga membuka akses jalan yang sudah berlangsung cukup lama itu.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Sudah kami komunikasikan dengan mahasiswa dan warga yang memblokade jalan agar membuka jalan, karena dampaknya langsung terhadap warga Luwu sendiri,” kata Patahuddin kepada CNNIndonesia.com, Senin (26/1).





    Patahuddin menyebut seluruh kepala daerah yang berada di tanah Luwu seperti Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo akan membawa seluruh aspirasi mahasiswa dan warga ke pemerintah pusat untuk segera dilakukan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.

    “Kami sudah menyampaikan bahwa tuntutan tersebut akan dibawa ke pemerintah pusat dan sementara ini dikomunikasikan,” ujarnya.

    Aksi ini membuat kemacetan panjang dan distribusi BBM hingga kini juga masih terhambat akibat blokade.

    “Penutupan jalan semata-mata kami lakukan untuk memperlihatkan kepada pemerintah pusat bahwa Luwu Raya harus diperhatikan. Kami ingin provinsi (ada Provinsi Luwu Raya),” kata Ketua Umum PB Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPMIL) Raya, Hafid.

    Aksi blokade jalan ini, kata Hafid, akan terus berlanjut hingga pemerintah pusat memberi respons terkait tuntutan masyarakat dan mahasiswa.
    ‎
    ‎”Tidak ada kata berhenti, sudah lama ini kami perjuangkan, selama ini Luwu Raya terus dianaktirikan, giliran kami menuntut. Jadi tidak ada blokade yang dibuka sebelum ada pernyataan presiden,” ujarnya.

    Terpisah, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman mengatakan bahwa aksi blokade jalan secara tidak langsung telah menyusahkan masyarakat Luwu sendiri.

    “Karena kalau ada yang sakit orang Luwu kemudian dirujuk dan seterusnya, termasuk suplai kebutuhan pokok, khususnya bahan bakar selama ini kalau mobil tangki suplai dari Pertamina terhalang itu, itu pemicunya terjadi kelangkaan BBM, ujungnya adalah kenaikan harga, kalau harga naik yang rugi adalah rakyat sendiri,” kata Jufri kepada wartawan.

    Meski demikian, kata Jufri dirinya telah mendapatkan informasi jika jalur trans Sulawesi yang berada di Kabupaten Luwu Utara telah dibuka oleh warga dan mahasiswa yang menuntut adanya pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.

    “Saya mendengar kabar bahwa akses ke Masamba yang selama ini ditutup sudah mulai terbuka,” ujarnya.

    Jufri meminta kepada seluruh kepala daerah di tanah Luwu untuk tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

    “Saya kira bupati-bupati di tanah Luwu adalah orang bijak, paham apa yang harus dilakukan, karena boleh kita berjuang, kita sangat mengapresiasi itu keinginan baik tapi harus memperhatikan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan masyarakat Luwu,” katanya.

    (fra/mir/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pengamat Dorong Pemerintah Perkuat Industri Pertahanan Dalam Negeri

    January 26, 2026

    Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

    January 26, 2026

    Pemerintah Mulai Kerjakan Jembatan Permanan di Daerah Terdampak Banjir

    January 26, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Imbang Lawan AS Roma, Koni De Winter Pahlawan Baru Bagi AC Milan

    Berita Olahraga January 26, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Rapor pemain AC Milan saat ditahan imbang 1-1 oleh AS Roma…

    Penyebab John Herdman Diprediksi Antar Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 : Okezone Bola

    January 26, 2026

    Chelsea Kagetkan Dortmund dengan Penarikan Anselmino Mendadak

    January 26, 2026

    Pramono: Tata Ruang Jakarta Sudah Padat, Jangan Ditambah Sampah! : Okezone News

    January 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Imbang Lawan AS Roma, Koni De Winter Pahlawan Baru Bagi AC Milan

    January 26, 2026

    Penyebab John Herdman Diprediksi Antar Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 : Okezone Bola

    January 26, 2026

    Chelsea Kagetkan Dortmund dengan Penarikan Anselmino Mendadak

    January 26, 2026

    Pramono: Tata Ruang Jakarta Sudah Padat, Jangan Ditambah Sampah! : Okezone News

    January 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.