Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Thailand Masters 2026: Thalita dan Dhinda Lewati Laga Pertama Dengan Kemenangan

    January 27, 2026

    Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

    January 27, 2026

    Pelaporan SPT 2025 Capai 711 Ribu, Coretax Tembus 12,6 Juta Akun : Okezone Economy

    January 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Olahraga»Andy Cruz Dinilai Kurang Maksimal, Skor Telak Juri Tuai Kecaman

    Andy Cruz Dinilai Kurang Maksimal, Skor Telak Juri Tuai Kecaman

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 27, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Ligaolahraga.com –

    Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, mengakui bahwa Andy Cruz sebenarnya bisa berbuat lebih banyak saat menantang Raymond Muratalla dalam perebutan gelar juara dunia kelas ringan IBF, Sabtu (24/1) lalu.

    Meski demikian, Hearn mengecam keras salah satu kartu juri yang dinilainya tidak masuk akal dan mencederai esensi pertandingan tinju yang kompetitif.

    Laga kelas 61,2 kilogram tersebut berlangsung ketat dan penuh adu taktik. Muratalla akhirnya keluar sebagai pemenang melalui keputusan mayoritas.

    Namun, kartu juri Tim Cheatham yang memberi kemenangan telak 118-110 untuk Muratalla menuai sorotan tajam.

    Dua juri lainnya memberikan penilaian yang jauh lebih realistis, yakni 116-112 untuk Muratalla dan 114-114 yang berujung pada kemenangan mayoritas sang juara bertahan.

    Menurut Hearn, skor 118-110 adalah “aib”. Ia menilai pertarungan tersebut tidak mungkin dinilai sepihak sejauh itu.

    Dari sudut pandangnya, hasil 7-5 atau bahkan 8-4 untuk Muratalla masih dapat diterima.

    Hearn menegaskan bahwa sekadar maju menyerang dan memukul sarung tangan lawan tidak seharusnya selalu dihitung sebagai kemenangan ronde.

    Hearn juga mengakui Muratalla pantas menang karena aktivitas dan tekanan yang ia berikan, terutama di ronde-ronde akhir.

    Namun, ia merasa Andy Cruz setidaknya mampu merebut lima ronde dan hanya kurang agresif dari sisi volume pukulan.

    Faktor pengalaman profesional turut berperan besar, mengingat Muratalla telah melakoni 24 pertarungan pro, jauh lebih banyak dibandingkan Cruz yang baru menjalani laga ketujuhnya.

    Cruz, peraih emas Olimpiade Tokyo 2021, memang sempat menyulitkan Muratalla dengan pergerakan kaki dan tinju baliknya.

    Statistik CompuBox bahkan mencatat Cruz unggul satu pukulan secara keseluruhan dan lebih banyak mendaratkan jab.

    Namun Muratalla unggul signifikan dalam pukulan bertenaga, yang tampaknya lebih memikat juri.

    Usai laga, Andy Cruz mengakui ia selalu merasa bisa tampil lebih baik, meski tetap yakin telah melakukan cukup banyak untuk menang.

    Pada akhirnya, ia menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada dan mengakui kualitas Muratalla sebagai juara dunia.

    Ke depan, Hearn menyarankan Cruz mempertimbangkan turun ke kelas super ringan 130 pound, di mana kecepatan dan tekniknya diyakini bisa lebih maksimal.

    Artikel Tag: Andy Cruz, Raymond Muratalla, olimpiade tokyo, Eddie Hearn

    Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/andy-cruz-dinilai-kurang-maksimal-skor-telak-juri-tuai-kecaman





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Thailand Masters 2026: Thalita dan Dhinda Lewati Laga Pertama Dengan Kemenangan

    January 27, 2026

    Benfica vs Real Madrid, 5 Fakta Menarik Jelang Laga Liga Champions

    January 27, 2026

    Catatan Statistik Jelang Bayer Leverkusen vs Villarreal di Liga Champions

    January 27, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Thailand Masters 2026: Thalita dan Dhinda Lewati Laga Pertama Dengan Kemenangan

    Berita Olahraga January 27, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Badminton : Dua Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Thalita R Wiryawan dan juga Ni…

    Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

    January 27, 2026

    Pelaporan SPT 2025 Capai 711 Ribu, Coretax Tembus 12,6 Juta Akun : Okezone Economy

    January 27, 2026

    Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Guncang Bantul DIY, Terasa hingga Pacitan

    January 27, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Thailand Masters 2026: Thalita dan Dhinda Lewati Laga Pertama Dengan Kemenangan

    January 27, 2026

    Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

    January 27, 2026

    Pelaporan SPT 2025 Capai 711 Ribu, Coretax Tembus 12,6 Juta Akun : Okezone Economy

    January 27, 2026

    Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Guncang Bantul DIY, Terasa hingga Pacitan

    January 27, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.