Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengevaluasi seluruh program pemerintah. (foto ;Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengevaluasi seluruh program pemerintah untuk memastikan efektivitas penyerapan anggaran kementerian/lembaga pada 2026. Langkah ini dilakukan menyusul defisit APBN 2025 yang mencapai 2,92 persen.
“Kami tinjau satu per satu, ada yang kurang optimal, dan ada yang bisa kami alihkan ke program yang lebih efektif untuk menekan defisit,” kata Purbaya saat ditemui di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Evaluasi, lanjut Purbaya, berlaku pada serapan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau kami lihat catatan tahun lalu, realisasi anggarannya sekian puluh triliun, belum sampai seratus. Tahun ini, dengan penambahan penerima manfaat, kami bisa memperkirakan kebutuhan dan kemampuan serap anggaran,” kata Purbaya.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menekankan realisasi anggaran program MBG yang besar. Sejak dimulai pada 8 Januari 2025, program ini menyerap anggaran secara pesat, khususnya dalam setahun terakhir.
Dadan menyebutkan, hingga 16 Januari 2026, realisasi anggaran untuk menjangkau puluhan juta penerima manfaat hampir mencapai Rp17,398 triliun, dengan rata-rata serapan harian sekitar Rp855 miliar. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya, yang hanya Rp8,55 miliar per hari untuk operasional.

