Sebanyak 17 anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) serta Andalan Kwartir Ranting (Kwarran) Kertanegara menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan terjun langsung sebagai relawan bencana banjir bandang yang melanda Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan kemanusiaan ini berada di bawah arahan Ketua Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara, Kak Wakhidi bersama Kak Sananto, yang secara langsung memimpin dan mendampingi para relawan di lokasi bencana.
Banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Jum’at malam menyebabkan luapan sungai dan aliran air deras yang membawa material lumpur, batu, serta kayu. Akibatnya, sejumlah rumah warga terdampak cukup parah, akses jalan tertutup lumpur, serta beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk bergerak cepat memberikan bantuan, termasuk Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kertanegara melalui unit Pramuka Peduli.
Mendapatkan laporan kejadian bencana, Kwarran Kertanegara segera melakukan koordinasi internal dan eksternal. Kak Wakhidi menyampaikan bahwa keterlibatan Pramuka dalam penanggulangan bencana merupakan wujud pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam hal menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
“Pramuka harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat masyarakat membutuhkan. Kegiatan ini bukan sekadar aksi bantuan, tetapi juga pembelajaran karakter bagi adik-adik DKR dan Andalan agar memiliki kepekaan sosial, kepedulian, dan jiwa gotong royong.” Ujar Kak Wakhidi di sela-sela kegiatan.
Tim dari Kwarran Kertanegara diberangkatkan sejak pagi hari menuju lokasi bencana. Setibanya di Desa Serang, para relawan langsung bergabung dengan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pramuka Peduli Kwarcab Purbalingga, instansi terkait, perangkat desa, relawan, serta unsur lainnya. Di bawah koordinasi Kak Sananto, para Pramuka dibagi ke dalam beberapa kelompok tugas sesuai kebutuhan di lapangan.
Fokus utama kegiatan relawan Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara meliputi pembersihan lumpur di rumah-rumah warga, membantu evakuasi barang yang masih dapat diselamatkan, membersihkan akses jalan desa, serta membantu distribusi logistik kepada warga terdampak. Dengan mengenakan seragam lapangan Pramuka Peduli, para relawan bekerja dengan penuh semangat meski harus bergelut dengan lumpur dan medan yang cukup berat.
Kak Sananto menjelaskan bahwa keterlibatan DKR dan Andalan ini juga menjadi sarana pembinaan kepemimpinan dan kerja sama tim.
“Di lapangan, mereka belajar langsung tentang manajemen bencana, koordinasi, dan komunikasi. Semua bekerja tanpa membeda-bedakan latar belakang, satu tujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak.” Jelasnya.
Warga Desa Serang menyambut kehadiran para relawan Pramuka dengan rasa haru dan apresiasi. Banyak warga yang merasa terbantu, terutama para lansia dan keluarga yang rumahnya tertimbun lumpur cukup tebal. Salah satu warga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan, karena kehadiran relawan sangat meringankan beban di tengah kondisi pascabencana.
Selain kerja fisik, para relawan juga memberikan dukungan moral kepada warga, terutama anak-anak, dengan pendekatan humanis khas Pramuka. Senyum, sapa, dan semangat yang ditunjukkan relawan menjadi penguat tersendiri bagi masyarakat yang sedang berusaha bangkit dari musibah.
Kegiatan relawan ini berlangsung hingga sore hari. Sebelum kembali, rombongan Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara melakukan evaluasi singkat untuk memastikan seluruh anggota dalam kondisi aman dan sehat. Kak Wakhidi menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini akan terus menjadi komitmen Kwarran Kertanegara, baik dalam skala kecil maupun besar.
“Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat dan menjadi amal kebaikan. Kami juga berharap adik-adik Pramuka semakin terlatih, tangguh, dan siap menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” tutup Kak Wakhidi.
Melalui kegiatan ini, Dewan Kerja Ranting dan Andalan Kwartir Ranting Kertanegara kembali membuktikan bahwa Pramuka bukan hanya aktif dalam kegiatan keorganisasian, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan dan relawan kemanusiaan yang sigap, peduli, dan berjiwa pengabdian. Aksi di Desa Serang menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup dan tumbuh di kalangan generasi muda Pramuka.
Pewarta : Akbar Khusen

