Jetour T2 Diuji Tes Tabrak, Ini Hasilnya (Okezone/Erha A Ramadhoni)
JAKARTA – Jetour T2 menjalani uji tabrak ASEAN NCAP. Dalam uji tabrak itu, SUV bergaya offroad itu mencapai 86,50 poin.
1. Uji Tabrak
Sebagai program penilaian keselamatan kendaraan terkemuka di Asia Tenggara, ASEAN NCAP berperan penting dalam mendorong peningkatan standar keselamatan otomotif melalui sistem evaluasi yang ketat.
Penilaian dilakukan berdasarkan empat kategori utama, yaitu Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP) dengan nilai 37,17 poin, Perlindungan Penumpang Anak (Child Occupant Protection/COP) dengan nilai 15,94 poin, Bantuan Keselamatan (Safety Assist/SA) dengan nilai 17,14 poin, dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (Motorcyclist Safety/MS) dengan nilai 16,25 poin.
“Pencapaian lima bintang ASEAN NCAP ini menjadi validasi atas filosofi Travel+ kami. Jetour ingin memastikan bahwa dalam setiap perjalanan dan setiap momen berkendara bersama Jetour T2, konsumen Indonesia selalu didukung oleh teknologi keselamatan yang memberikan rasa aman, bukan hanya mengandalkan ketangguhan mesin,” ujar President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, dalam keterangannya dikutip pada Selasa (27/1/2026).
Dalam kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS), sistem Blind Spot Detection (BSD) pada JETOUR T2 mencatatkan performa tinggi dengan meraih skor sempurna.
Dari sisi keselamatan pasif, rigiditas torsional pada Jetour T2 mencapai 31.000 Nm per derajat, yang berarti bodi membutuhkan gaya setara 2 ton untuk dapat diputar satu derajat. Jetour T2 juga dirancang dengan struktur bodi dengan menggunakan 80% high strength steel.

