Cibubur — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang digelar di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta Timur, pada 26–28 Januari 2026.
Rakernas secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, di Aula Sarbini, Selasa (27/1/2026). Forum nasional ini dihadiri jajaran pimpinan Kwartir Nasional, perwakilan kementerian, para pimpinan Kwartir Daerah se-Indonesia, Satuan Karya dan Satuan Komunitas Tingkat Nasional, serta unsur Dewan Kerja Nasional dan Daerah.
Kwarda Jawa Tengah dihadiri oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc, bersama jajaran pimpinan Kwarda, antara lain Wakil Ketua Bidang Binamuda Syamsudin Isnaini, S.STP., S.H., M.H., Wakil Ketua Bidang Binawasa Drs. Hernowo Budi Luhur, S.H., M.Si., Sekretaris Kwarda Dr. Zulkifli, S.Pt., MM., CGAA, Bendahara Kwarda Eka Agustine Wyarningsih, S.Si., M.Hum., serta para sekretaris bidang terkait.
Rakernas Gerakan Pramuka 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan arah kebijakan Gerakan Pramuka untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mendukung agenda strategis nasional, khususnya ketahanan dan kemandirian pangan.
Dalam arahannya, Ketua Kwarnas menekankan bahwa Gerakan Pramuka perlu terus beradaptasi dengan dinamika pembangunan nasional. Program kerja organisasi di semua tingkatan diharapkan selaras dengan prioritas pemerintah, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Selain pembahasan strategis organisasi, Rakernas juga menjadi ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat peran Pramuka sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan karakter generasi muda dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini tercermin dari berbagai agenda yang membahas peran Pramuka dalam aksi kemanusiaan, kebencanaan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan kapasitas anggota melalui pendidikan dan pelatihan.
Selama pelaksanaan Rakernas, peserta mengikuti sejumlah sidang pleno dan sidang kelompok yang membahas evaluasi program kerja tahun 2025, pelaksanaan program tahun 2026, serta rancangan program tahun 2027. Agenda strategis lainnya meliputi persiapan Jambore Nasional XII Tahun 2026, pembahasan percepatan perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, serta peninjauan berbagai kebijakan dan regulasi organisasi.
Rakernas juga menghadirkan paparan dari kementerian terkait serta berbagi praktik baik dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan Gerakan Pramuka. Salah satu agenda penting adalah pemaparan Best Practice Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk Jawa Tengah, dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka.
Melalui keikutsertaan dalam Rakernas ini, Kwarda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti kebijakan nasional Gerakan Pramuka serta mengimplementasikannya secara konkret di wilayah Jawa Tengah. Hasil-hasil Rakernas diharapkan mampu memperkuat pembinaan kepramukaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi Pramuka Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Asd.)


