Mardani mengajak publik untuk melihat keputusan tersebut dengan prasangka baik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah Indonesia masuk BoP bisa dimaknai sebagai upaya agar Indonesia memiliki ruang dan suara untuk terus menjaga kepentingan Palestina di forum internasional.
“BoP ini sangka baiknya, Pak Prabowo ingin punya suara untuk menjaga Palestina. Seperti Turkiye, Qatar, UEA, dan negara-negara lain. Banyak negara muslim yang bergabung di BoP,” kata Mardani lewat akun X miliknya, Rabu, 28 Januari 2026.
Meski demikian, Mardani menegaskan keikutsertaan Indonesia tidak boleh lepas dari prinsip dasar perjuangan Palestina. Ia menilai, BoP harus benar-benar menjadi wadah yang melibatkan rakyat Palestina dalam menentukan masa depan mereka sendiri.
“Tapi keputusan ini mesti diikuti prinsip bahwa wajib mengajak rakyat Palestina dalam membahas masa depan Palestina,” ujarnya.
Lebih jauh, Mardani menekankan bahwa tujuan akhir dari setiap forum perdamaian harus jelas dan tegas, yakni kemerdekaan Palestina.
“Targetnya jelas, Palestina merdeka,” pungkasnya.

