Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dan Neil Resmi Dipinjam Ipswich, Akhiri 18 Tahun Bersama Sunderland

    January 28, 2026

    BMKG Tegaskan OMC Hasil Koordinasi Lintas Lembaga

    January 28, 2026

    Respons BEI Usai Pelemahan IHSG: Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI : Okezone Economy

    January 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi Sepanjang 2025

    KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi Sepanjang 2025

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 28, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima total 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang 2025. Jumlah itu meningkat dari 2024 sebanyak 1.631 laporan.

    “KPK mencatat gratifikasi sebanyak 1.916 laporan, meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam rapat kerja di Komisi III DPR, Rabu (28/1).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Namun, kata Setyo, meski mencatat kenaikan laporan pada 2025, angka rupiah mencatat penurunan dari semula Rp7,98 miliar di 2024 menjadi Rp5,8 miliar di 2026.

    “Dari semula Rp7,98 miliar saat ini menjadi Rp5,8 miliar. Jadi angkanya memang menurun, namun secara kuantitas jumlahnya lebih banyak untuk yang memberikan laporan,” ujar dia.





    Sementara untuk penanganan perkara, Setyo menyebut pihaknya total menangani 116 kasus sepanjang 2025. Dari jumlah itu, 48 di antaranya terkait suap dan gratifikasi dan 11 sisanya tertangkap tangan atau OTT.

    Sedangkan, ujar Setyo, para pelaku berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat eksekutif, ASN, jaksa, hingga korporasi. Namun, jumlah tersangka masih didominasi unsur pemerintah pusat sebanyak 46 tersangka.

    “Dari modus yang banyak adalah pengadaan barang dan jasa, kemudian gratifikasi, dan pungutan atau pemerasan serta tindak pidana pencucian uang,” ujar Setyo. 

    (fra/thr/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    BMKG Tegaskan OMC Hasil Koordinasi Lintas Lembaga

    January 28, 2026

    Atalia Sorot Angka Pernikahan Nasional Turun: Saya Tentu Bukan Contoh

    January 28, 2026

    Presiden Prabowo Resmi Lantik Jajaran Anggota DEN Periode 2026–2030

    January 28, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Dan Neil Resmi Dipinjam Ipswich, Akhiri 18 Tahun Bersama Sunderland

    Berita Olahraga January 28, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Dan Neil resmi bergabung dengan Ipswich Town dengan status pinjaman hingga akhir…

    BMKG Tegaskan OMC Hasil Koordinasi Lintas Lembaga

    January 28, 2026

    Respons BEI Usai Pelemahan IHSG: Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI : Okezone Economy

    January 28, 2026

    Atalia Sorot Angka Pernikahan Nasional Turun: Saya Tentu Bukan Contoh

    January 28, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Dan Neil Resmi Dipinjam Ipswich, Akhiri 18 Tahun Bersama Sunderland

    January 28, 2026

    BMKG Tegaskan OMC Hasil Koordinasi Lintas Lembaga

    January 28, 2026

    Respons BEI Usai Pelemahan IHSG: Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI : Okezone Economy

    January 28, 2026

    Atalia Sorot Angka Pernikahan Nasional Turun: Saya Tentu Bukan Contoh

    January 28, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.