Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Breaking News: Yuta Watanabe Umumkan Pensiun Dari Tim Nasional Jepang

    January 30, 2026

    ASEAN Tolak Akui Hasil Pemilu Myanmar yang Dimenangkan Partai Pro-Junta

    January 30, 2026

    IHSG Sesi I Naik ke 8.329 Usai Dirut BEI Iman Rachman Mundur : Okezone Economy

    January 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»PDIP Usul Parliamentary Threshold Berbasis Alat Kelengkapan Dewan

    PDIP Usul Parliamentary Threshold Berbasis Alat Kelengkapan Dewan

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengusulkan pendekatan baru untuk menentukan ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT). Usulan ini muncul merespons berbagai wacana yang berkembang belakangan ini.

    Ia menegaskan bahwa hampir semua negara dengan demokrasi matang menerapkan PT, meski dengan besaran berbeda. Dia menolak gagasan mengganti PT dengan sistem fraksi gabungan dari partai-partai kecil.

    “Fraksi gabungan partai kecil akan dipaksa ‘kawin paksa’ politik, padahal bisa jadi ideologi dan watak kepartaiannya berbeda karena latar belakang multikultural Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menurut Said, sistem fraksi gabungan lebih mudah diterapkan di negara dengan budaya homogen. Kondisi Indonesia yang multikultural justru berisiko menciptakan jalan buntu (deadlock) dalam pengambilan keputusan internal fraksi gabungan.

    Dirinya meyakini PT diperlukan untuk mendorong konsolidasi demokrasi yang lebih efektif di parlemen. Hal ini terutama penting dalam pengambilan keputusan politik dan menjamin stabilitas pemerintahan.





    Dia mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) tidak melarang penggunaan PT. Yang dibatalkan MK adalah penetapan PT 4% pada pemilu lalu karena dinilai tidak memiliki landasan konstitusional yang kokoh.

    “Kalau saya berpandangan memang tidak lagi berpangku pada nominal PT yang perlu dituangkan angkanya dalam undang-undang,” kata Said.

    Ia juga mengusulkan norma baru yang mendasarkan pada asas representasi untuk menunjang fungsi legislasi. Partai peserta pemilu yang berhak duduk di DPR wajib memenuhi jumlah alat kelengkapan DPR pada periode sebelum pemilu dilaksanakan.

    Saat ini DPR memiliki 13 komisi dan 8 badan, total 21 alat kelengkapan. Artinya, partai yang berhak masuk DPR minimal harus memiliki 21 anggota untuk mengisi seluruh alat kelengkapan tersebut.

    “Sebab kalau jumlah keterwakilan partai di DPR kurang dari sejumlah alat kelengkapan dewan diatas, maka tidak bisa memenuhi kewajiban kelegeslatifannya. Jika tidak bisa memenuhi kewajiban kelegslatifannya, maka peran wakil mereka di DPR akan pincang, tidak bisa efektif,” pungkas Said.

    (rir)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    ASEAN Tolak Akui Hasil Pemilu Myanmar yang Dimenangkan Partai Pro-Junta

    January 30, 2026

    Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

    January 30, 2026

    Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

    January 30, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Breaking News: Yuta Watanabe Umumkan Pensiun Dari Tim Nasional Jepang

    Berita Olahraga January 30, 2026

    Ligaolahraga.com -Tokyo – Pemain senior Jepang, Yuta Watanabe, peraih dua medali perunggu Olimpiade di nomor…

    ASEAN Tolak Akui Hasil Pemilu Myanmar yang Dimenangkan Partai Pro-Junta

    January 30, 2026

    IHSG Sesi I Naik ke 8.329 Usai Dirut BEI Iman Rachman Mundur : Okezone Economy

    January 30, 2026

    Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya

    January 30, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Breaking News: Yuta Watanabe Umumkan Pensiun Dari Tim Nasional Jepang

    January 30, 2026

    ASEAN Tolak Akui Hasil Pemilu Myanmar yang Dimenangkan Partai Pro-Junta

    January 30, 2026

    IHSG Sesi I Naik ke 8.329 Usai Dirut BEI Iman Rachman Mundur : Okezone Economy

    January 30, 2026

    Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya

    January 30, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.