Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di 22 Pesisir hingga Februari 2026, Ini Lokasinya : Okezone News

    January 30, 2026

    288 Warga Morowali Mengungsi Akibat Tanah Bergeser

    January 30, 2026

    Juventus Main dengan Tim Pelapis Kontra Monaco, Spalletti Bilang Begini

    January 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Koreksi IHSG Akibat MSCI, tapi Akar Masalah Ada di Tata Kelola Pasar

    Koreksi IHSG Akibat MSCI, tapi Akar Masalah Ada di Tata Kelola Pasar

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Analis Ekonomi Politik, Kusfiardi, menilai, MSCI tidak menyoroti kejadian insidental. 


    “Yang disorot adalah isu-isu struktural yang berulang dan belum ditangani secara meyakinkan,” terang Kusfiardi, dalam pernyataan yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 30 Januari 2026. 

    MSCI menekankan tiga persoalan utama: ketidakjelasan struktur kepemilikan saham, rendahnya free float yang tidak mencerminkan likuiditas riil, dan indikasi perdagangan terkoordinasi yang merusak mekanisme harga dan keadilan pasar.



    Menurut Kusfiardi, persoalan ini bukan anomali, melainkan akibat desain dan penegakan tata kelola pasar yang permisif. 

    Selama bertahun-tahun, pasar Indonesia mentoleransi emiten dengan free float rendah, kepemilikan terkonsentrasi, dan likuiditas semu. Fenomena saham berisiko tinggi, atau “saham gorengan,” berkembang karena pengawasan lambat, penegakan tidak konsisten, dan sanksi yang lemah.

    Koreksi IHSG yang terjadi pada 28-29 Januari 2026 tercatat mencapai 7?”9 persen dalam dua hari, disertai trading halt berulang dan penghapusan kapitalisasi pasar sekitar US$80 miliar. Kusfiardi menekankan, koreksi ini lebih mencerminkan krisis kepercayaan dibandingkan pelemahan fundamental ekonomi yang masih solid.

    Sejarah menunjukkan pola serupa. Goldman Sachs dan Morgan Stanley secara berkala menurunkan peringkat saham Indonesia sejak 2024, menguatkan persepsi bahwa persoalan tata kelola bersifat kronis. Kasus saham berisiko tinggi terdahulu, seperti terkait skandal Jiwasraya, menjadi ilustrasi risiko struktur pasar yang lemah.

    OJK di bawah Mahendra Siregar merespons dengan rencana menaikkan batas minimal free float menjadi 15 persen, meningkatkan keterbukaan data kepemilikan saham melalui KSEI, serta memperkuat supervisi dan koordinasi dengan MSCI. Implementasi awal ditargetkan Februari 2026, dengan penyelesaian signifikan sebelum Maret 2026.

    “Yang diuji sekarang adalah konsistensi, kecepatan, dan keberanian penegakan, termasuk terhadap emiten besar dan kelompok pengendali yang selama ini menikmati kelonggaran,” ujarnya.

    Tenggat MSCI hingga Mei 2026 akan menjadi ujian kredibilitas, karena kegagalan reformasi berisiko menurunkan bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index atau bahkan memicu reklasifikasi ke frontier market, dengan potensi arus keluar dana pasif hingga 7-20 miliar Dolar AS.

    Ia menambahkan, pengalaman regional seperti Vietnam dan Filipina menunjukkan reformasi tata kelola hanya efektif jika disertai penegakan tegas. 

    Di Indonesia, langkah nyata dan perubahan struktur pasar yang terukur menjadi penentu arah pasar modal ke depan. 

    “Pasca-keputusan MSCI, ruang kompromi terhadap praktik lama praktis telah tertutup. Pasar akan menilai apakah reformasi ini benar-benar mengubah struktur kekuasaan dan insentif di bursa, atau hanya menunda koreksi berikutnya,” ujarnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Trump Buka Peluang Dialog, Berharap Eskalasi AS-Iran Tak Berujung Perang

    January 30, 2026

    Nadiem Ungkap Harga Riil Chromebook di Persidangan

    January 30, 2026

    Kapolda DIY Tunjuk Plh Kapolresta Sleman Usai Dicopot Imbas Kasus Hogi

    January 30, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di 22 Pesisir hingga Februari 2026, Ini Lokasinya : Okezone News

    Program Presiden January 30, 2026

    Banjir Rob (Foto: Okezone) …

    288 Warga Morowali Mengungsi Akibat Tanah Bergeser

    January 30, 2026

    Juventus Main dengan Tim Pelapis Kontra Monaco, Spalletti Bilang Begini

    January 30, 2026

    Trump Buka Peluang Dialog, Berharap Eskalasi AS-Iran Tak Berujung Perang

    January 30, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di 22 Pesisir hingga Februari 2026, Ini Lokasinya : Okezone News

    January 30, 2026

    288 Warga Morowali Mengungsi Akibat Tanah Bergeser

    January 30, 2026

    Juventus Main dengan Tim Pelapis Kontra Monaco, Spalletti Bilang Begini

    January 30, 2026

    Trump Buka Peluang Dialog, Berharap Eskalasi AS-Iran Tak Berujung Perang

    January 30, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.