Berita Liga Champions: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memetik pelajaran berharga setelah ditahan oleh AS Monaco dalam laga terakhir mereka di fase liga pentas Liga Champions.
I Bianconeri bertandang ke Stade Louis II pada Kamis (29/1) dini hari WIB untuk laga terakhir mereka di fase liga pentas Liga Champions, dengan menghadapi AS Monaco dan tertahan tanpa gol.
Juventus berangkat dengan modal kemenangan 2-0 atas Benfica pada laga sebelumnya yang menggaransi tiket lolos ke playoff 16 besar. Mereka juga menghancurkan Napoli dengan skor telak 3-0 di pentas Serie A pada akhir pekan kemarin.
Namun, tim asuhan Luciano Spalletti tidak mampu menciptakan peluang berarti di markas Les Monegasques. Mereka bahkan sempat tertekan beberapa kali, termasuk kesalahan kiper Mattia Perin di awal permainan yang hampir berbuah gol.
Bianconeri bermain dengan banyak pemain yang dirotasi imbas padatnya jadwal pertandingan. Kelelahan berperan, namun Spalletti juga memetik pelajaran penting lain dari laga ini.
Sang pelatih menyoroti ketidakmampuan para pemainnya untuk memenangkan duel-duel di lapangan yang berdampak kepada kesulitan untuk menciptakan peluang.
“Kita belajar bahwa jika kita tidak bisa merasakan situasi sebelumnya, dalam sepak bola bukan posisi atau penguasaan ruang yang menentukan, tetapi di mana bola jatuh dari sebuah duel. Sekarang semuanya terjadi lebih cepat,” kata Spalletti, dilansir dari Ilbianconero.
“Pertandingan dimenangkan baik dengan mengalahkan lawan atau dengan keputusan yang Anda buat di saat-saat kebingungan, duel, dan benturan fisik. Jika Anda keluar dari momen-momen ini dengan sebuah ide, Anda bisa menang,” tambahnya.
“Secara paradoks, dalam sepak bola, ketika Anda terorganisir, saat itulah Anda bernapas dan tidak terjadi apa-apa. Hal-hal terjadi, muncul dari situasi ketidakpastian, dan jika Anda dapat memahami momen itu, Anda bisa menang.”
Artikel Tag: Luciano Spalletti, Juventus, AS Monaco
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/spalletti-ungkap-pelajaran-yang-dipetik-juventus-usai-ditahan-monaco

