Berita Liga Italia: Rafael Leao kini sedang menghadapi tantangan besar terkait kondisi fisik serta perubahan posisi bermainnya di bawah arahan strategi pelatih Max Allegri musim ini.
Meskipun telah mencetak 8 gol dari 18 laga bagi AC Milan, performa Rafael Leao dianggap belum maksimal akibat cedera otot adduktor. Masalah kebugaran ini terus menghantuinya sejak awal musim 2026.
Pelatih Max Allegri mengungkap jika pemain asal Portugal tersebut seringkali memaksakan diri untuk tampil meskipun sedang menahan rasa sakit luar biasa.
Perubahan posisi menjadi salah satu dari dua penyerang di lini depan juga memicu perdebatan hangat di kalangan para pendukung setia. Leao kini lebih sering beroperasi di area tengah, yang membatasi ruang geraknya untuk melakukan drible.
Gaya bermain eksplosif yang biasanya menjadi senjata rahasia atau “cheat code” Leao seolah dinonaktifkan karena tuntutan taktik baru tersebut. Ia tidak lagi memiliki banyak kesempatan untuk melakukan lari cepat di ruang terbuka.
Manajemen Milan dan Allegri tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pemain asal Portugal ini untuk terus memberikan kontribusi nyata.
Waktu jeda antar pertandingan saat menghadapi Bologna dan Pisa akan dimanfaatkan Leao untuk fokus pada proses pemulihan fisiknya. Ia sangat butuh istirahat yang cukup agar bisa kembali ke performa terbaiknya tanpa harus mengambil risiko operasi.
Kasus Santiago Gimenez menjadi pengingat bagi staf medis Milan untuk tidak memaksakan pemain kunci bermain saat sedang mengalami masalah cedera.
Artikel Tag: Rafael Leao, AC Milan, Max Allegri
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/setelah-kode-cheat-dinonaktifkan-kini-rafael-leao-hadapi-masalah-fisik

