Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Setelah Pattynama, Persija Dikaitkan dengan Dua Gelandang Timnas Indonesia

    February 1, 2026

    RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

    February 1, 2026

    Gempa Guncang Karangasem Bali, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Dasar Laut : Okezone News

    February 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Olahraga»Shakur Stevenson Rebut Gelar Lopez, Cetak Sejarah Juara Dunia Empat Divisi

    Shakur Stevenson Rebut Gelar Lopez, Cetak Sejarah Juara Dunia Empat Divisi

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 1, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Ligaolahraga.com –

    Shakur Stevenson tampil nyaris sempurna untuk merebut gelar WBO kelas junior welterweight milik Teofimo Lopez dan menorehkan sejarah sebagai juara dunia di empat divisi tercepat.

    Bertarung di Madison Square Garden, New York, Minggu (1/2/2026) WIB, Stevenson mempermalukan Lopez lewat kemenangan mutlak 12 ronde dengan skor telak identik 119-109 di semua kartu juri.

    Shakur Stevenson (25-0, 11 KO) sejak awal memang menjanjikan pertarungan yang “terlihat mudah”, dan ia menepati ucapannya.

    Dengan tinju kelas tinggi, refleks cepat, serta jab yang terus menghantui, petinju kidal asal Newark, New Jersey itu mengontrol laga dari bel pembuka hingga akhir.

    Alih-alih banyak bergerak mengitari ring, Stevenson justru berdiri percaya diri di tengah ring, membedah pertahanan Lopez dan perlahan mematahkan mental sang juara bertahan.

    “Ini adalah seni tinju. Pukul dan jangan kena pukul,” ujar Stevenson usai laga. “Saya membongkar dia dan melakukan apa yang seharusnya saya lakukan. Saya bilang sejak awal, saya adalah petinju terbaik di planet ini, dan saya tetap berdiri pada itu.”

    Dominasi Stevenson terlihat jelas di angka-angka. Setelah enam ronde, Lopez sudah tertinggal jauh dengan selisih pukulan masuk 78 berbanding 23.

    Meski terus mencoba menekan, Lopez (22-2, 18 KO) tak pernah benar-benar menemukan jawaban.

    Ayah sekaligus pelatihnya di sudut ring bahkan lebih sering memberi semangat ketimbang instruksi teknis, tanda kebingungan menghadapi kecerdasan ring Stevenson.

    Sepanjang pertarungan, jab Stevenson menjadi senjata utama. Pukulan itu tak hanya membuka jalan bagi kombinasi lanjutan, tetapi juga mematahkan agresivitas Lopez.

    Luka di sekitar mata kiri Lopez semakin parah memasuki ronde-ronde akhir, sementara Stevenson tetap tenang dan disiplin menjalankan rencana tandingnya.

    Meski sempat berniat menghentikan laga sebelum bel terakhir, Stevenson tampak puas mengamankan kemenangan besar lewat angka.

    Saat ronde ke-12 dimulai, satu-satunya pertanyaan hanyalah apakah Lopez mampu bertahan hingga akhir—dan ia melakukannya, meski dalam kondisi babak belur.

    Kemenangan ini bukan hanya membuat Shakur Stevenson merebut sabuk WBO dan The Ring di kelas 140 pound, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai juara dunia di empat kelas berbeda.

    Mantan peraih perak Olimpiade 2016 itu sebelumnya telah mengoleksi gelar di kelas bulu junior, kelas ringan junior, dan kelas ringan.

    Bagi Lopez, kekalahan ini mengakhiri enam kemenangan beruntun dan menjadi kekalahan pertamanya sejak ditundukkan George Kambosos Jr. pada 2021.

    Sementara bagi Stevenson, ini adalah puncak karier sejauh ini—sebuah penampilan yang menegaskan status pound-for-pound dan membuka banyak opsi besar ke depan, baik bertahan di 140 pon maupun kembali ke 135 pon.

    Tak lama setelah menang, Shakur Stevenson bahkan langsung melontarkan tantangan baru.

    “Saya bisa mengalahkan siapa pun,” katanya. “Yang penting pikiran saya siap.” Dengan performa sekelas ini, klaim itu terasa sulit dibantah.

    Artikel Tag: Shakur Stevenson, madison square garden

    Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-rebut-gelar-lopez-cetak-sejarah-juara-dunia-empat-divisi





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Setelah Pattynama, Persija Dikaitkan dengan Dua Gelandang Timnas Indonesia

    February 1, 2026

    Chelsea Kecewa pada Dortmund, Aaron Anselmino Dipinjamkan ke Strasbourg

    February 1, 2026

    Prediksi Arsenal vs Chelsea, 04 Februari 2026 EFL Cup

    February 1, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Setelah Pattynama, Persija Dikaitkan dengan Dua Gelandang Timnas Indonesia

    Berita Olahraga February 1, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Sepak Bola: Persija Jakarta kian menunjukkan identitas baru dengan nuansa Timnas Indonesia yang…

    RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

    February 1, 2026

    Gempa Guncang Karangasem Bali, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Dasar Laut : Okezone News

    February 1, 2026

    Kebakaran Ruko Tekstil di Pondok Aren Padam, Api dari Rumah Dekorasi

    February 1, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Setelah Pattynama, Persija Dikaitkan dengan Dua Gelandang Timnas Indonesia

    February 1, 2026

    RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

    February 1, 2026

    Gempa Guncang Karangasem Bali, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Dasar Laut : Okezone News

    February 1, 2026

    Kebakaran Ruko Tekstil di Pondok Aren Padam, Api dari Rumah Dekorasi

    February 1, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.