Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Media Italia: Transfer Jean-Philippe Mateta Ditentukan di Detik-detik Akhir

    February 1, 2026

    Ratusan Hektare Sawah di Kendal Gagal Panen Imbas Banjir

    February 1, 2026

    Kontrak Baru Selesai, Waktunya Mike Maignan Fokus ke Performa di Milan

    February 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Diplomasi ‘Jagoan’ Trump Tekan Iran Pakai Ekonomi hingga Kapal Perang

    Diplomasi ‘Jagoan’ Trump Tekan Iran Pakai Ekonomi hingga Kapal Perang

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 1, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan manuver militer ke Iran dengan mengirimkan sejumlah kapal perang ke Timur Tengah pada Rabu (28/1).

    Pengerahan armada kapal perang ini dilakukan AS menyusul ancaman Presiden Donald Trump yang ingin menyerang Iran. Seorang pejabat Amerika Serikat menuturkan total jumlah kapal perang AS di kawasan per Rabu telah mencapai 10 kapal.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Dikutip AFP, jumlah ini hampir setara armada kapal perang yang AS kirim ke perairan Karibia saat hendak melancarkan operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal Januari lalu.

    Armada kapal perang AS yang sudah bertengger di Timur Tengah ini di antaranya terdiri dari armada kapal induk USS Abraham Lincoln yang mengangkut tiga jet penghancur dan jet siluman F-35C. Sekitar enam kapal perang seperti tiga kapal destroyer dan tiga kapal tempur yang sudah tiba di kawa

    Tekanan militer

    Menurut Umud Shokri, Peneliti dari Universitas George Mason, dalam laman iranintl.com menuliskan bahwa tindakan Donald Trump sebagai respon atas rezim Iran terhadap demonstrasi itu, tampaknya mencerminkan strategi diplomasi kapal perang: penggunaan tekanan militer, eskalasi retorika, dan paksaan ekonomi untuk mendapatkan konsesi tanpa berkomitmen pada perang atau perubahan rezim formal.

    “Respons Trump bukanlah seruan formal untuk perubahan rezim atau langkah langsung menuju konflik militer. Sebaliknya, respons tersebut menggabungkan ancaman publik, penangguhan diplomasi, dan tekanan ekonomi dengan sinyal militer yang terlihat jelas, yang dirancang untuk meningkatkan biaya represi sekaligus mempertahankan fleksibilitas strategis,” kata Shokri dalam tulisannya, Kamis (29/1) .

    Sinyal tersebut menjadi lebih eksplisit pada hari Rabu, ketika presiden AS mendesak Iran untuk “segera ‘Duduk di Meja Perundingan'” dan menegosiasikan kesepakatan. Ia memperingatkan bahwa “serangan berikutnya akan jauh lebih buruk” daripada serangan Juni lalu terhadap situs nuklir Iran jika kesepakatan tidak tercapai.

    Strategi militer utama Trump adalah pengerahan kembali gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln, yang memulihkan kapasitas serangan yang kredibel pada saat kepemimpinan Iran dilanda gejolak internal.

    [Gambas:Video CNN]

    Dikawal oleh beberapa kapal perusak dan membawa hampir 90 pesawat, termasuk F-35, Lincoln memberi Washington berbagai pilihan yang fleksibel-mulai dari serangan terbatas terhadap aset Garda Revolusi hingga operasi yang lebih luas.

    Pesawat tempur AS tambahan, unit lapis baja, dan sistem pertahanan udara telah dipindahkan ke berbagai pangkalan regional, yang menggarisbawahi maksud yang ingin disampaikan. Tujuannya tampaknya adalah kesiapan tanpa komitmen.

    Tujuan Trump adalah untuk mengeksploitasi posisi Iran yang melemah guna memaksa konsesi strategis-tidak hanya pada program nuklir dan rudal, tetapi juga pada aktivitas proksi regional Teheran. Tekanan itu diperkuat oleh usulan tarif 25 persen terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran, yang diumumkan pada 12 Januari.

    Pendekatan Washington tampaknya dirancang untuk mendorong negosiasi saat Teheran berada dalam kondisi paling rentan, tanpa memberikan komitmen eksplisit terhadap aksi militer atau perubahan rezim.

    Trump ingin Iran berunding

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri sudah mengatakan akan melancarkan serangan yang jauh lebih brutal terhadap Iran jika Teheran menolak mencapai kesepakatan terkait program nuklir, Rabu (28/1).

    Trump meminta Iran segera berunding dan memperingatkan bahwa AS akan melancarkan serangan lebih keras jika kesepakatan tidak tercapai.

    “Semoga Iran segera ‘Datang ke Meja Perundingan’ dan bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang adil dan seimbang, TANPA SENJATA NUKLIR, yang menguntungkan semua pihak. Waktu terus berjalan, situasi sangat mendesak!” tulis Trump di media sosial, seperti dikutip Reuters.

    “Serangan berikutnya akan jauh lebih parah! Jangan sampai itu terjadi lagi,” tambah dia.

    (imf/bac)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pabrik Tahu di Malang Meledak, 1 Pekerja Tewas

    February 1, 2026

    Kebakaran Ruko Tekstil di Pondok Aren Padam, Api dari Rumah Dekorasi

    February 1, 2026

    Kemenkes Minta Warga Mulai Tingkatkan Kewaspadaan atas Virus Nipah

    February 1, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Media Italia: Transfer Jean-Philippe Mateta Ditentukan di Detik-detik Akhir

    Berita Olahraga February 1, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Kabar mengenai Jean-Philippe Mateta yang semakin dekat menuju AC Milan menjadi…

    Ratusan Hektare Sawah di Kendal Gagal Panen Imbas Banjir

    February 1, 2026

    Kontrak Baru Selesai, Waktunya Mike Maignan Fokus ke Performa di Milan

    February 1, 2026

    Kisah Asmara Miguel Oliveira, Berawal dari Persahabatan hingga Menikahi Adik Tirinya : Okezone Sports

    February 1, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Media Italia: Transfer Jean-Philippe Mateta Ditentukan di Detik-detik Akhir

    February 1, 2026

    Ratusan Hektare Sawah di Kendal Gagal Panen Imbas Banjir

    February 1, 2026

    Kontrak Baru Selesai, Waktunya Mike Maignan Fokus ke Performa di Milan

    February 1, 2026

    Kisah Asmara Miguel Oliveira, Berawal dari Persahabatan hingga Menikahi Adik Tirinya : Okezone Sports

    February 1, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.