Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Klasemen Premier League Pekan 24: Drama Manchester dan Dominasi Arsenal Makin Terlihat

    February 3, 2026

    Fahira Sodorkan Lima Rekomendasi Percepatan Implementasi Program Prioritas Prabowo

    February 3, 2026

    Perkuat Investasi Daerah, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam bersama BKPM dan Kementerian UMKM : Okezone Economy

    February 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Dinas LH Cilegon Sebut Gas dari PT Vopak Mengandung Zat Berbahaya

    Dinas LH Cilegon Sebut Gas dari PT Vopak Mengandung Zat Berbahaya

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 3, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Cilegon, CNN Indonesia —

    Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon mengatakan asap berwarna oranye yang keluar dari PT Vopak Terminal Merak mengandung zat kimia berbahaya. Temuan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

    “Kalau dilihat dari proses gasnya itu berbahaya, tinggal dilihat skalanya seperti apa. Kami sudah sampaikan ke tim Kementerian LH,” ujar Kepala Dinas LH Cilegon, Sabri Mahyudin, Senin (2/2).

    Sabri menyebut Dinas LH Cilegon telah memasang enam alat pemantau udara di sekitar PT Vopak Terminal Merak. Dari pemantauan, udara di sekitar sudah berada ambang batas mutu.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Sedangkan skala gas warna oranye yang keluar pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB masih membutuhkan waktu untuk diteliti.

    “Sedangkan terkait dengan udara ambien, juga sudah selesai tadi malam, alat sudah kami cabut, Insyaallah 5 hari paling cepat, paling lambat 7 hari sudah bisa diperoleh (hasilnya) seperti itu,” ujarnya.





    Asap berwarna oranye yang keluar dari PT Vopak diduga merupakan reaksi kimia dari asal nitrat atau nitric acid (HNO3) yang bersifat korosif, beracun, dan dapat menyebabkan luka bakar parah pada kulit.

    HNO3 atau asam nitrat juga biasa digunakan untuk pembuatan pupuk nitrogen, bahan peledak, industri pertambangan (pelarut logam/emas), dan passivation baja tahan karat.

    Terkait penyebab pasti asap warna oranye keluar dari PT Vopak Indonesia, sebuah perusahaan penyedia jasa penyimpanan bahan kimia, akan dijelaskan oleh Kementerian LH dan Polri.

    “Nanti detailnya dari kementerian LH dan kepolisian, seperti apa reaksi yang ditimbulkan dari tersebut. Nanti dari kementerian yang menyimpulkan ada kelalaian atau tidak, dilihat dari SOP nya seperti itu,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Sabri meminta masyarakat tak perlu khawatir setelah insiden asap oranye tersebut. Menurutnya, kondisi lingkungan sekitar PT Vopak sudah aman.

    PT Vopak buka suara

    Manajemen PT Vopak Terminal Merak membantah terkait kepulan asap oranye yang menguap ke udara bukan disebabkan kebocoran atau adanya gagal produksi.

    HRD PT Vopak Terminal Merak Ajeng Yuanita menjelaskan keluarnya asap oranye terjadi akibat sisa pembuangan yang bercampur dengan uap ketika proses pembersihan.

    “Memang tidak ada kebocoran, dan memang operasional kami juga berjalan dengan normal. Tim tangkap darurat kami juga langsung ambil action dan sudah di mitigasi,” kata Ajeng saat diwawancara CNN Indonesia TV, (Minggu 1/2).

    “Tadi sudah pasang beberapa alat untuk mengecek kualitas udara dan alhamdulillah semua sudah tertangani,” sambungnya.

    Sementara itu HR Manager PT Vopak Terminal Merak Memed Adinegara mengatakan perusahaan tetap beroperasi normal usia mengeluarkan asap berwarna oranye pekat pada Sabtu, 31 Januari 2026

    “Operasional perusahaan berjalan normal dan faktor keselamatan akan selalu menjadi prioritas PT Vopak Terminal Merak,” kata Memed dalam keterangan resmi.

    Memed menyatakan tidak ada kebocoran gas dari perusahaan penyedia jasa penyimpanan bahan kimia cair di Kota Cilegon tersebut.

    “Kami tegaskan bahwa tidak ada kebocoran atau kerusakan pada fasilitas tanki ataupun pipa di PT Vopak Terminal Merak,” ujarnya.

    (fra/ynd/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Penampakan Api Abadi Mrapen Grobogan Padam

    February 3, 2026

    Seskab Ungkap Pesawat yang Dipakai Prabowo Lawatan ke Luar Negeri

    February 3, 2026

    KPK Pastikan Praperadilan Tak Hambat Ekstradisi Paulus Tannos

    February 3, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Klasemen Premier League Pekan 24: Drama Manchester dan Dominasi Arsenal Makin Terlihat

    Berita Olahraga February 3, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Sepakbola: Pekan ke-24 Liga Inggris menyajikan kombinasi menarik antara dominasi tim papan atas,…

    Fahira Sodorkan Lima Rekomendasi Percepatan Implementasi Program Prioritas Prabowo

    February 3, 2026

    Perkuat Investasi Daerah, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam bersama BKPM dan Kementerian UMKM : Okezone Economy

    February 3, 2026

    Penampakan Api Abadi Mrapen Grobogan Padam

    February 3, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Klasemen Premier League Pekan 24: Drama Manchester dan Dominasi Arsenal Makin Terlihat

    February 3, 2026

    Fahira Sodorkan Lima Rekomendasi Percepatan Implementasi Program Prioritas Prabowo

    February 3, 2026

    Perkuat Investasi Daerah, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam bersama BKPM dan Kementerian UMKM : Okezone Economy

    February 3, 2026

    Penampakan Api Abadi Mrapen Grobogan Padam

    February 3, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.