Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Club Brugge Tutup Pintu, Crystal Palace Gagal Dapatkan Joel Ordonez

    February 3, 2026

    PPATK Awasi Aliran Dana Program MBG

    February 3, 2026

    Apakah Ada Skincare yang Bisa Dimakan? : Okezone Women

    February 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Absen Sidang Ijazah tapi Hadir Rakernas PSI, Jokowi Terobsesi Jadi Aktor Politik Berpengaruh?

    Absen Sidang Ijazah tapi Hadir Rakernas PSI, Jokowi Terobsesi Jadi Aktor Politik Berpengaruh?

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 3, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Pengamat dari Citra Institute, Efriza, menilai kehadiran Jokowi dalam Rakernas PSI menunjukkan adanya hasrat politik tertentu. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Jokowi justru absen dalam sidang kasus ijazah yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, dengan alasan sedang sakit.


    “Itu artinya diyakini Jokowi terobsesi ingin menjadi aktor politik yang berpengaruh pasca tak lagi menjabat sebagai Presiden,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 3 Februari 2026.

    Menurut Efriza, ada dua hal yang menjadi dugaan di balik upaya Jokowi membesarkan PSI, termasuk ketika ia menyatakan siap turun langsung berkampanye dalam pidatonya di Rakernas.



    Pertama, PSI diduga menjadi alat untuk melindungi dirinya dan keluarganya dari proses hukum. Kedua, keberadaan PSI juga berfungsi sebagai simbol bahwa Jokowi masih memiliki nilai politik yang diperhitungkan, dengan memiliki partai politik yang mengkultuskan dirinya.

    Efriza, lulusan S2 Universitas Nasional (UNAS), meyakini bahwa langkah ini menunjukkan upaya Jokowi untuk mempertahankan kekuasaan politiknya menjelang tahun politik 2029.

    “Jokowi merasa meski tak lagi menjabat, ia masih memiliki modal sosial, simbolik, dan jaringan lintas partai. Ini perkiraan akan persepsi dirinya secara pribadi,” tambah Efriza.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    PPATK Awasi Aliran Dana Program MBG

    February 3, 2026

    Penurunan Ambang Batas Parlemen Tak Jamin Suara Pemilih Terserap

    February 3, 2026

    Fahira Sodorkan Lima Rekomendasi Percepatan Implementasi Program Prioritas Prabowo

    February 3, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Club Brugge Tutup Pintu, Crystal Palace Gagal Dapatkan Joel Ordonez

    Berita Olahraga February 3, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Klub asal Belgia, Club Brugge, dikabarkan telah menolak tawaran yang diajukan oleh…

    PPATK Awasi Aliran Dana Program MBG

    February 3, 2026

    Apakah Ada Skincare yang Bisa Dimakan? : Okezone Women

    February 3, 2026

    Eyang Meri, Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun

    February 3, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Club Brugge Tutup Pintu, Crystal Palace Gagal Dapatkan Joel Ordonez

    February 3, 2026

    PPATK Awasi Aliran Dana Program MBG

    February 3, 2026

    Apakah Ada Skincare yang Bisa Dimakan? : Okezone Women

    February 3, 2026

    Eyang Meri, Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun

    February 3, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.