Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Selidiki Aksi Bom Molotov di Lingkungan SMP Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Tim Putri Korea Selatan Gulung Singapura 5-0

    February 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Pramono Pastikan Belum Ada Kasus Virus Nipah di Jakarta

    Pramono Pastikan Belum Ada Kasus Virus Nipah di Jakarta

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 3, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan belum ditemukan kasus virus Nipah di Jakarta.

    Pramono mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta tetap meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipasi.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Yang virus Nipah sekali lagi, alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena virus Nipah. Kemarin waktu berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, mudah-mudahan Jakarta segera mengantisipasi untuk itu,” ujar Pramono di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (3/2) pagi.

    “Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera mengatasi, menangani itu dan mudah-mudahan Jakarta lebih tanggap, karena persoalan yang menyangkut virus Nipah terus kemudian yang kemarin kencing apa? Tikus dan sebagainya mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta,” sambungnya.





    Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai virus Nipah, penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia, maupun antar manusia dengan tingkat kematian yang tinggi.

    Ani menjelaskan, penularan virus Nipah dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita.

    “Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita,” ujar Ani dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (2/2).

    Ia menyebutkan, gejala awal infeksi virus Nipah umumnya berupa demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Namun, dalam perkembangannya, penyakit ini dapat memicu gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.

    “Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot yang dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan dan radang otak,” lanjutnya.

    Ani pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan yang sakit, serta tidak mengonsumsi buah yang terbuka, rusak, atau diduga terpapar gigitan kelelawar.

    Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala setelah melakukan kontak berisiko.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Nipah. Hingga saat ini, Kemenkes melaporkan belum ada kasus penularan virus Nipah di Indonesia.

    Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan, virus Nipah merupakan penyakit zoonotik dengan inang utama kelelawar buah.

    Penularan dapat terjadi melalui perantara hewan lain, seperti babi, maupun melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, misalnya buah atau nira.

    “Hingga saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi penyakit virus Nipah pada manusia di Indonesia. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa,” ujar Murti, seperti dikutip dari Antara, Minggu (1/2).

    Murti juga mengingatkan dinas kesehatan di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, untuk memantau dan memverifikasi secara berkala tren kasus suspek meningitis atau ensefalitis, Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), ISPA, serta pneumonia.

    Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi nira atau aren langsung dari pohonnya karena kelelawar berpotensi mengontaminasi sadapan nira pada malam hari.

    Kasus virus Nipah kembali menjadi perhatian global setelah dilaporkan peningkatan kasus di India. Per 26 Januari 2026, tercatat dua kasus konfirmasi tanpa kematian di Distrik North 24 Parganas, negara bagian West Bengal.

    Seluruh kasus konfirmasi tersebut merupakan tenaga kesehatan. Saat ini, lebih dari 120 kontak erat telah diidentifikasi dan seluruhnya menjalani karantina sembari investigasi terus dilakukan.

    (nat/wis)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Daftar Tokoh Ormas Islam Diundang Prabowo untuk Bahas Board of Peace

    February 3, 2026

    Istri Eks Kapolri Hoegeng Dimakamkan di Bogor Besok

    February 3, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Polisi Selidiki Aksi Bom Molotov di Lingkungan SMP Sungai Raya Kalbar

    Berita Nasional February 3, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Aksi pelemparan bom molotov terjadi di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya,…

    Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Tim Putri Korea Selatan Gulung Singapura 5-0

    February 3, 2026

    MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

    February 3, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Polisi Selidiki Aksi Bom Molotov di Lingkungan SMP Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalbar

    February 3, 2026

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Tim Putri Korea Selatan Gulung Singapura 5-0

    February 3, 2026

    MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

    February 3, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.