Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Zubimendi: Real Madrid Punya Banyak Pemain Berkualitas

    February 4, 2026

    Lebih Sehat Kolak Pisang atau Kolak Biji Salak?

    February 4, 2026

    Daftar Tokoh Dunia yang Disebut dalam Berkas Epstein, Ada Elon Musk dan Bill Clinton : Okezone News

    February 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Harga Cabai Rawit Meroket di Kota Bogor Jelang Ramadan

    Harga Cabai Rawit Meroket di Kota Bogor Jelang Ramadan

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 3, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Terutama komoditas cabai rawit jenis jablay yang makin Seuhah (istilah orang Sunda jika memakan pedas) lantaran tembus Rp70 ribu per kilogram. 


    Salah satu pedagang, Enjang mengatakan, kenaikan harga pada bawang dan cabai ini karena pasokan dari tingkat petani berkurang, ditambah dengan cuaca yang akhir-akhir ini tidak menentu. 

    Kenaikan paling mencolok, lanjut dia, terlihat pada cabai rawit jenis ‘jablay’ yang kini menyentuh harga jual Rp70 ribu per kilogram, padahal dalam kondisi normal harganya hanya berkisar Rp30 ribu per kilogram.



    “Cabai jablay saja modalnya sudah Rp60 ribu, jadi kita jual Rp70 ribu. Untuk cabai daerah modalnya Rp45 ribu, sementara rawit hijau kita jual di harga Rp50 ribu per kilonya,” kata Enjang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa malam, 3 Februari 2026.

    Enjang menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah. Harga jual bawang kini mencapai Rp40 ribu per kilogram, naik dua kali lipat dari harga normal yang biasanya hanya Rp20 ribu per kilogram. 

    Menurutnya, kenaikan harga ini bukan semata-mata karena momentum menjelang puasa, melainkan karena terbatasnya pasokan. 

    “Jika stok dari petani melimpah, harga akan tetap stabil meski di bulan Ramadan,” ucapnya. 

    Namun, kondisi cuaca hujan belakangan ini sangat memengaruhi hasil panen petani, terutama untuk komoditas cabai. 

    “Yang bikin naik itu karena pasokannya sedikit. Kalau hujan, cabai memang sangat terpengaruh, stok jadi kurang dan itu yang bikin mahal,” jelasnya.

    Lonjakan harga ini berdampak langsung pada perilaku konsumen. Banyak pelanggan yang mulai membatasi jumlah pembelian guna menyiasati pengeluaran.

    “Pelanggan banyak yang komplain. Biasanya ada yang beli satu kilo, sekarang dikurangi jadi setengah kilo saja,” ujarnya.

    Untuk meminimalisir kerugian, Enjang mengaku, para pedagang terpaksa mengubah strategi stok barang. Jika biasanya mampu menyetok hingga satu kuintal bumbu, kini ia hanya berani membawa sekitar 50 kilogram. 

    “Strategi stok harian ini diambil agar barang dagangan selalu habis setiap hari dan menghindari risiko barang busuk saat harga sedang tinggi,” tandasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Lebih Sehat Kolak Pisang atau Kolak Biji Salak?

    February 4, 2026

    Tradisi Hukum Lama Bikin Mantan Presiden Tabu Dipanggil Pengadilan

    February 4, 2026

    Hilirisasi Sawit dan Kopi Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    February 4, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Zubimendi: Real Madrid Punya Banyak Pemain Berkualitas

    Berita Olahraga February 4, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Spanyol: Real Madrid memutuskan untuk tidak merekrut gelandang baru di musim panas…

    Lebih Sehat Kolak Pisang atau Kolak Biji Salak?

    February 4, 2026

    Daftar Tokoh Dunia yang Disebut dalam Berkas Epstein, Ada Elon Musk dan Bill Clinton : Okezone News

    February 4, 2026

    Tiga Menteri Buka Suara Tragedi Bocah SD di Ngada NTT Bunuh Diri

    February 4, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Zubimendi: Real Madrid Punya Banyak Pemain Berkualitas

    February 4, 2026

    Lebih Sehat Kolak Pisang atau Kolak Biji Salak?

    February 4, 2026

    Daftar Tokoh Dunia yang Disebut dalam Berkas Epstein, Ada Elon Musk dan Bill Clinton : Okezone News

    February 4, 2026

    Tiga Menteri Buka Suara Tragedi Bocah SD di Ngada NTT Bunuh Diri

    February 4, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.