Ramdani Bur
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |06:44 WIB
Arsenal lolos ke final Piala Liga Inggris 2025-2026 setelah menang agregat 4-2 atas Chelsea. (Foto: X/@arsenal)
GELANDANG Arsenal, Declan Rice, merendah setelah timnya menang agregat 4-2 atas Chelsea dan lolos ke final Piala Liga Inggris 2025-2026. Declan Rice mengatakan Chelsea semakin kuat di bawah asuhan Liam Rosenior.
Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, Arsenal menjamu Chelsea di lanjutan leg II semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026. Selain bermain di kandang sendiri, The Gunners -julukan Arsenal- di atas angin karena membawa modal kemenangan 3-2 di pertemuan pertama yang digelar di Stamford Bridge pada 14 Januari 2026.
1. Arsenal Kesulitan Hadapi Chelsea
Meski bermain di kandang sendiri, Arsenal kesulitan menghadapi Chelsea. Secara penguasaan bola, The Blues -julukan Chelsea- lebih dominan dengan ball possession mencapai 55 persen.
Sementara dari segi shot on target, Arsenal dan Chelsea sama-sama melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Sampai akhirnya Arsenal baru mencetak gol kemenangan 1-0 di menit 90+7 via aksi Kai Havertz.
“Kredit untuk Chelsea, jujur saja. Sejak manajer baru (Liam Rosenior) datang, mereka tampil sangat baik,” kata Declan Rice, Okezone mengutip dari Sports Ilustrated, Rabu (4/2/2026).
“Chelsea mengubah formasi malam ini dan itu menyulitkan kami. Di malam yang berbeda, mereka bisa saja mencetak gol, tapi kredit untuk kami juga, pertahanan kami luar biasa,” lanjut pemain jebolan akademi Chelsea ini.

