Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Klik di Sini! : Okezone Bola

    February 5, 2026

    Kapten SC Freiburg, Christian Gunter Resmi Perpanjang Kontraknya

    February 5, 2026

    KPK Gelar Ekspose OTT Mulyono dan Mantan Direktur P2 Dirjen Bea Cukai

    February 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

    Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 5, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Salah seorang di antara ulama Sudan yang membantu pengajaran agama Islam di Indonesia adalah Al-’Alamah Syeikh Ahmad Surkati Al-Anshori yang datang ke Indonesia dari Mekah pada 1912. Di Indonesia, Syeikh Ahmad Surkati mendirikan Perhimpunan Al Irsyad Al Islamiyah yang hingga kini merupakan salah satu ormas Islam terpandang di Indonesia. 


    Kisah tentang peranan ulama Sudan di Indonesia disampaikan Duta Besar Republik Sudan untuk Indonesia, Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed, dalam pertemuan dengan kalangan media di Kedubes Sudan di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Februari 2026. 

    Selain itu, masih cerita Dubes Yassir, hubungan istimewa lainnya di antara kedua negara terjadi di arena Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. Saat itu Sudan masih merupakan koloni Inggris. Delegasi Sudan yang datang ke Bandung mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Sukarno



    Karena datang tanpa membawa bendera, Presiden Sukarno mengambil kain putih dan menuliskan kata “Sudan” di tengah kain itu dan menyediakan kursi khusus untuk delagasi Sudan.

    Perhatian besar itu membesarkan hati delegasi delegasi Sudan. Ceritanya menyebar luas di Sudan dan membuat semangat pejuang Sudan untuk mendapatkan kemerdekaan dari kolonial Inggris semakin besar. 

    “Sudan menjadi negara peserta KAA 1955 pertama  yang melepaskan diri dari penjajah,” ujar Dubes Yassir. 

    Selain menceritakan kedekatan Sudan dengan Indonesia dalam berbagai aspek, Dubes Yassir juga menceritakan krisis politik bersenjata yang terjadi di negaranya sejak tiga tahun lalu. 

    Krisis politik ini dipicu oleh aksi kelompok perlawanan Rapid Support Forces (RSF) yang dipimpin Janjaweed Hemdti. 

    “Ini bukan perang saudara. Ini adalah upaya kudeta untuk merebut kekuasaan dari tangan pemerintah yang sah,” ujar Dubes Yassir. 

    Namun, sebut Dubes Yassir, RSF tidak bermain sendirian. Kelompok ini mendapatkan sokongan penuh dari negara teluk Persatuan Emirat Arab atau Uni Arab Emirat (UAE) yang memberikan bantuan dan persenjataan canggih kepada kelompok perlawanan.

    “Sejauh ini tidak kurang dari 14 juta orang menjadi pengungsi,” ujar Dubes Yassir. 

    Dubes Yassir yang juga pernah bekerja sebagai wartawan sebelum menjadi diplomat mengajak masyarakat internasional dan masyarakat Indonesia melihat konflik yang terjadi di Sudan secara objektif.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Gelar Ekspose OTT Mulyono dan Mantan Direktur P2 Dirjen Bea Cukai

    February 5, 2026

    Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen di Sepanjang 2025

    February 5, 2026

    RPIP DKI Tak Boleh Sekadar Dokumen Perencanaan

    February 5, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Klik di Sini! : Okezone Bola

    Program Presiden February 5, 2026

    Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |12:35 WIB Timnas Futsal Indonesia siap hajar Jepang di…

    Kapten SC Freiburg, Christian Gunter Resmi Perpanjang Kontraknya

    February 5, 2026

    KPK Gelar Ekspose OTT Mulyono dan Mantan Direktur P2 Dirjen Bea Cukai

    February 5, 2026

    Breaking News! BNN Bongkar Sindikat Narkoba Internasional Golden Triangle, Sita 160 Kg Sabu : Okezone News

    February 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Klik di Sini! : Okezone Bola

    February 5, 2026

    Kapten SC Freiburg, Christian Gunter Resmi Perpanjang Kontraknya

    February 5, 2026

    KPK Gelar Ekspose OTT Mulyono dan Mantan Direktur P2 Dirjen Bea Cukai

    February 5, 2026

    Breaking News! BNN Bongkar Sindikat Narkoba Internasional Golden Triangle, Sita 160 Kg Sabu : Okezone News

    February 5, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.