Olimpiade Musim Dingin 2026 Milan-Cortina mencatat sejarah sebagai ajang Olimpiade paling terpencar secara geografis.
Kompetisi yang berlangsung pada 6-22 Februari ini membentang di area seluas sekitar 22.000 kilometer persegi di Italia utara.
Keputusan penyelenggara untuk memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada memang mengurangi kebutuhan pembangunan baru, tetapi menghadirkan tantangan tersendiri bagi atlet maupun penonton.
Tidak adanya pusat kegiatan utama membuat pengunjung harus menyusun strategi matang jika ingin menyaksikan berbagai cabang olahraga.
Untuk menonton cabang olahraga es di Milan, ski Alpen putra di Bormio, snowboarding di Livigno, ski lintas alam di Predazzo, biathlon di Anterselva, serta ski Alpen putri di Cortina sebelum menghadiri upacara penutupan di Verona, penonton harus menempuh perjalanan lebih dari 850 kilometer.
Jika dilakukan tanpa berhenti, perjalanan tersebut bisa memakan waktu hampir 13 jam.
Meski demikian, penyebaran lokasi pertandingan memungkinkan lebih banyak wilayah di Italia utara merasakan manfaat ekonomi dan pariwisata dari ajang internasional ini.
Namun, konsekuensinya adalah hilangnya satu pusat emosional yang biasanya menjadi tempat berkumpul penonton dan atlet.
Atlet juga akan kesulitan memberikan dukungan langsung kepada rekan satu tim yang bertanding di lokasi berbeda.
Sebagian pengunjung memilih menyusun rencana perjalanan secara detail.
Mona Patel, pengacara asal Los Angeles, merencanakan kunjungannya berbulan-bulan sebelumnya agar dapat menyaksikan beberapa cabang olahraga sekaligus.
Ia memesan penginapan di dua wilayah berbeda untuk memudahkan akses ke berbagai lokasi pertandingan.
Ia memanfaatkan sistem pertukaran tempat tinggal untuk menekan biaya selama berada di Italia.
Sementara itu, pengunjung lain lebih memilih fokus pada satu lokasi.
Lars Thorn, yang datang bersama istri dan dua anaknya, memutuskan hanya menonton cabang olahraga es di Milan.
Faktor cuaca dingin serta jarak antar lokasi menjadi alasan utama, terutama karena ia membawa anak kecil.
Olimpiade Milan-Cortina juga menjadi yang pertama menggunakan dua kota pusat, yakni Milan dan Cortina.
Upacara pembukaan Olimpiade Milan-Cortina akan berlangsung di Stadion San Siro Milan, tetapi beberapa bagian acara akan disiarkan langsung dari lokasi lain agar seluruh atlet dapat berpartisipasi.
Berbeda dengan Olimpiade sebelumnya yang memiliki pusat perayaan medali, kali ini seremoni penghargaan akan langsung dilakukan di masing-masing venue, menyesuaikan jarak antar lokasi pertandingan.
Konsep baru ini menghadirkan pengalaman berbeda, sekaligus menandai perubahan besar dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/olimpiade-milan-cortina-paling-terpencar-secara-geografis-dalam-sejarah

