Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Armada Layani Rute TJ Blok M–Soetta dengan Tarif Murah

    February 5, 2026

    Profil dan Jejak Karier Juda Agung, Eks Deputi Gubernur BI yang Dilantik Jadi Wamenkeu : Okezone Economy

    February 5, 2026

    Momen Prabowo Lantik Wamenkeu Juda Agung

    February 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kementerian PU-Hutama Karya Percepat Normalisasi Sungai Aceh Tenggara

    Kementerian PU-Hutama Karya Percepat Normalisasi Sungai Aceh Tenggara

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 5, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggandeng PT Hutama Karya (HK) untuk mempercepat pemulihan sungai dan irigasi di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Langkah ini difokuskan pada penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025.

    Kerja sama tersebut diarahkan pada normalisasi sungai guna memulihkan fungsi aliran air dan akses warga. Upaya ini menjadi bagian dari fase pemulihan pascabencana yang kini dijalankan secara bertahap di wilayah terdampak.

    Di Desa Bener Berpapah, empat alat berat dikerahkan untuk membersihkan sisa material banjir bandang dan longsor. Pekerjaan ini diinisiasi Satuan Tugas Penanganan Bencana Balai Wilayah Sungai Sumatra I untuk mempercepat proses di lapangan.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Pengawas lapangan Hutama Karya, Jainudin, menjelaskan alat berat digunakan untuk memperbaiki sistem aliran air yang sebelumnya tertutup material. Normalisasi telah berlangsung hampir dua minggu dengan fokus membuka kembali jalur pengairan dan akses jalan.

    “Di sini sedang normalisasi buat pengairan. Sudah hampir dua minggu dan alat berat kita ada empat di sini,” ujarnya seperti dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (3/2).





    Material berupa batu dan kayu yang menumpuk di sungai diangkat agar aliran kembali lancar. Fondasi juga diperkuat untuk membatasi jalan dan bibir sungai yang sebelumnya amblas akibat terjangan air.

    Sebelum normalisasi dilakukan, aliran sungai terganggu dan akses pejalan kaki sempat terputus. Setelah pembersihan berjalan, kondisi mulai membaik dan fungsi sungai perlahan kembali normal.

    Jainudin memastikan, pemulihan akan terus dilanjutkan hingga kebutuhan akses warga sepenuhnya terpenuhi. Hingga kini, pekerjaan telah dilakukan di dua titik terdampak di Kecamatan Ketambe.

    Sebelumnya, normalisasi telah diselesaikan di Desa Lawe Mengkudu yang berjarak sekitar dua kilometer dari Bener Berpapah. Setelah itu, pekerjaan direncanakan berlanjut ke desa lain yang masih terdampak.

    Dalam pelaksanaannya, proses normalisasi berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti. Dukungan pemerintah desa dan masyarakat setempat turut membantu kelancaran pekerjaan di lapangan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memperlancar aliran sungai dan menekan risiko banjir saat curah hujan tinggi. Pemulihan sungai juga dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan dan aktivitas warga.

    Di sisi lain, Kementerian PU menegaskan dukungan berkelanjutan dalam penanganan dampak bencana di Aceh. Komitmen tersebut sejalan dengan penetapan status transisi dari tanggap darurat ke pemulihan oleh Pemerintah Aceh.

    Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan komitmen penuh mendukung pemerintah daerah dalam seluruh tahapan penanganan pascabencana.

    “Saat ini fokus kami adalah memastikan infrastruktur konektivitas, air bersih, sanitasi, hunian sementara, dan fasilitas publik segera pulih agar masyarakat dapat kembali beraktivitas,” terang dia.

    Di samping itu, Kementerian PU juga menaruh perhatian pada keberlanjutan layanan irigasi, terutama di wilayah sentra pangan. Menurutnya, pemulihan irigasi perlu dipercepat agar aktivitas pertanian dan penghidupan petani tidak terganggu.

    “Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” pungkas Dody.

    (rir)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    20 Armada Layani Rute TJ Blok M–Soetta dengan Tarif Murah

    February 5, 2026

    Waspada Virus Nipah Masuk Indonesia

    February 5, 2026

    Eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Merapat ke Istana Jelang Reshuffle Kabinet

    February 5, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    20 Armada Layani Rute TJ Blok M–Soetta dengan Tarif Murah

    Berita Nasional February 5, 2026

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, waktu tunggu atau jarak keberangkatan bus Transjabodetabek rute Blok…

    Profil dan Jejak Karier Juda Agung, Eks Deputi Gubernur BI yang Dilantik Jadi Wamenkeu : Okezone Economy

    February 5, 2026

    Momen Prabowo Lantik Wamenkeu Juda Agung

    February 5, 2026

    Tentukan Arah Pembinaan, Mabiran Purwokerto Utara Buka Rakerran 2026

    February 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    20 Armada Layani Rute TJ Blok M–Soetta dengan Tarif Murah

    February 5, 2026

    Profil dan Jejak Karier Juda Agung, Eks Deputi Gubernur BI yang Dilantik Jadi Wamenkeu : Okezone Economy

    February 5, 2026

    Momen Prabowo Lantik Wamenkeu Juda Agung

    February 5, 2026

    Tentukan Arah Pembinaan, Mabiran Purwokerto Utara Buka Rakerran 2026

    February 5, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.