Berita Liga Inggris: Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan bahwa para pelatih asal Inggris yang kini menangani klub Premier League layak mendapatkan kesempatan dan kepercayaan di level tertinggi sepak bola Inggris.
Dalam beberapa musim terakhir, jumlah pelatih Inggris di Premier League terbilang minim. Selain Eddie Howe di Newcastle United, hampir tidak ada nama lokal yang bertahan lama sebagai pelatih kepala permanen. Namun, situasi tersebut mulai berubah sejak November, dengan Rosenior menjadi salah satu dari tiga pelatih Inggris yang mendapatkan jabatan di kasta tertinggi, bersama Michael Carrick dan Rob Edwards.
Carrick mencuri perhatian sejak mengambil alih Manchester United, dengan memenangkan tiga pertandingan pertamanya di Old Trafford setelah menggantikan Ruben Amorim. Sementara itu, Rosenior dan Edwards akan saling berhadapan akhir pekan ini saat Chelsea bertandang ke markas Wolves di Molineux. Berbicara dalam konferensi pers pada Kamis (5/2), Rosenior ditanya soal makna menghadapi sesama pelatih asal Inggris dan bagaimana hal tersebut mencerminkan masa depan pelatih lokal.
“Saya tidak ingin berbicara mewakili semua pelatih Inggris. Saya hanya bisa berbicara dari pengalaman pribadi saya,” ujar Liam Rosenior. “Saya bangga berasal dari negara ini. Saya bangga bisa melatih klub ini, apalagi saya lahir di London.”
Rosenior menilai kualitas pelatih Inggris sebenarnya sangat mumpuni, tidak hanya di Premier League, tetapi juga di divisi bawah. “Saya pikir ada banyak pelatih Inggris yang luar biasa di Premier League, Championship, League One, dan League Two. Tapi karena Premier League adalah liga global dengan pasar yang sangat besar, semua orang ingin berada di sini,” jelasnya.
Ia juga menyoroti betapa sulitnya bagi pelatih Inggris untuk naik level tanpa jalur promosi. “Sangat sulit bagi pelatih Inggris, kecuali lewat promosi, untuk mendapatkan langkah itu. Tapi saya rasa kami bisa bersaing. Michael Carrick melakukan pekerjaan luar biasa, Rob Edwards juga pelatih yang hebat. Kami bisa berdiri sejajar dan semoga itu terlihat dari pekerjaan kami masing-masing,” kata Rosenior.
Liam Rosenior juga menepis kritik yang diarahkan kepadanya usai Chelsea tersingkir tipis dari Arsenal di semifinal Carabao Cup. Ia tetap yakin dengan pendekatannya, meski tekanan dipastikan akan terus ada.
Chelsea kini menghadapi rangkaian laga yang relatif lebih bersahabat melawan Wolves, Leeds United, Hull City, dan Burnley. Hasil maksimal di Molineux menjadi penting, terlebih dengan Liverpool akan menghadapi Manchester City, yang membuka peluang bagi The Blues untuk menjauh dari persaingan papan atas.
Namun, Rosenior menyadari bahwa kegagalan meraih poin penuh juga bisa membuka kembali gelombang kritik terhadap dirinya. “Ini bagian dari pekerjaan. Yang terpenting adalah fokus pada tim, pertandingan berikutnya, dan terus membuktikan diri di lapangan,” tutupnya.
Artikel Tag: chelsea, premier league, liam rosenior
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/liam-rosenior-pelatih-inggris-layak-dapat-kesempatan-di-premier-league

