Dalam sambutannya, Hasto mengapresiasi inisiatif Soekarno Run 2026 yang digagas sepenuhnya oleh kelompok anak muda, termasuk 10 mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Ia menyebut nama-nama aktivis muda seperti Mujab dan Milky Ferdian sebagai motor penggerak acara ini.
“Terima kasih atas gagasan, atas prakarsanya dengan semangat ‘berlari di atas kaki sendiri’, yang menggelorakan prinsip-prinsip pentingnya kemandirian pemuda Indonesia,” ujar Hasto dalam konferensi pers di area Patung Bung Karno, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Jumat sore, 6 Februari 2026.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Ketua DPP PDIP Darmadi, Wakil Bendahara Umum PDIP Yuke Yurike dan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Adian Napitupulu.
Hasto menegaskan bahwa ajang lari ini bukan sekadar aktivitas fisik untuk kesehatan jiwa dan raga, melainkan juga upaya membangun ikatan emosional dengan Sang Proklamator.
Politisi asal Yogyakarta ini pun berharap para peserta dapat meresapi ide, pemikiran, dan gagasan Bung Karno, serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya.
Senada dengan Hasto, Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga, My Esti Wijayati, menegaskan pentingnya memberikan panggung bagi generasi muda.
Menurutnya, pemuda adalah masa depan dan harapan bangsa yang harus diberi ruang untuk berkreasi dan berpendapat.
“Soekarno Run menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan sepenuhnya melalui ide, gagasan, dan pemikiran untuk membuat hal baru,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Soekarno Run 2026 akan digelar pada 15 Februari 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Adapun, kategori yang diperlombakan yakni kategori 5K, 10, dan pelajar. Di mana, perlombaan ini akan diikuti sebanyak 10.000 pelari.
Soekarno Run 2026 juga akan memberikan beasiswa kepada pelajar yang berhasil meraih podium dalam acara tersebut.

