Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    February 6, 2026

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Polisi: Dendam Jadi Motif Pelaku Racuni Keluarganya hingga Tewas di Tanjung Priok : Okezone News

    Polisi: Dendam Jadi Motif Pelaku Racuni Keluarganya hingga Tewas di Tanjung Priok : Okezone News

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 6, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email







    Felldy Utama
    , Jurnalis-Jum’at, 06 Februari 2026 |20:54 WIB

    Polisi: Dendam Jadi Motif Pelaku Racuni Keluarganya hingga Tewas di Tanjung Priok

    Motif kasus pembunuhan di Warakas (foto: Okezone)












    JAKARTA – Polisi mengungkap motif di balik kasus keracunan satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

    Abdullah Syauqi Jamaludin (22), yang sebelumnya sempat dianggap sebagai korban selamat, kini resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap ibu dan kedua saudaranya.

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, membeberkan bahwa tersangka merasa dianaktirikan di dalam rumah tersebut.

    “Motivasi dari pelaku adalah dendam kepada keluarganya, karena merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya,” kata Onkoseno saat konferensi pers di Polres Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026). 

    Rasa kesal yang menumpuk itulah yang diduga mendorong Syauqi merencanakan aksi keji dengan menggunakan racun tikus untuk mengakhiri hidup anggota keluarganya.

    Kepastian mengenai penyebab kematian para korban didapat setelah Puslabfor Bareskrim Polri melakukan uji laboratorium. Dari hasil uji Laboratorium, ditemukan kandungan zat berbahaya bernama Zinc Phosphide pada organ tubuh para korban.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026

    Bukan ke Persib Bandung, Cyrus Margono Resmi Gabung Persija Jakarta! : Okezone Bola

    February 6, 2026

    Selain Kasus Suap, Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Gratifikasi Rp2,5 Miliar : Okezone News

    February 6, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    Berita Olahraga February 6, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Taktik cerdas Max Allegri dan duet penyerang yang tidak biasa berhasil…

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026

    Prediksi Alaves vs Getafe, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    February 6, 2026

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026

    Prediksi Alaves vs Getafe, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.