Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    February 6, 2026

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Demokrasi Kita Kebablasan, Abis Pilkada Pada Ribut

    Demokrasi Kita Kebablasan, Abis Pilkada Pada Ribut

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 6, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dalam pidatonya, Bahlil menyinggung soal sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung yang dinilai memicu perpecahan di masyarakat.


    “Menurut saya demokrasi ini kebablasan. Akhirnya apa? Merusak sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara,” kata Bahlil.

    “Tadinya kita duduk bicara di kampung bisa, habis Pilkada orang di pinggir-pinggir ribut. Pertanyaannya adalah, apakah kita mau lanjut dengan cara-cara ini?” sambungnya Bahlil.



    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan, Golkar punya prinsip menjaga nilai-nilai Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Sehingga dalam merumuskan mekanisme demokrasi juga harus berpatokan pada dua dasar negara tersebut.

    “Sudah tahu kita masuk di lubang jurang, masih pula kita melompat jurang bersama. Menurut saya, penting untuk kita merenung bersama. Kata Ebiet, tanyakan kepada rumput yang bergoyang,” katanya. 

    Oleh karena itu, Bahlil menyatakan Fraksi Partai Golkar di DPR maupun MPR harus merumuskan langkah demokrasi apa yang paling tepat dan layak untuk Indonesia. 

    “Dalam konteks demokrasi dan keadilan, tujuan kita berbangsa bernegara adalah kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, kesetaraan, marwah negara,” tutup Bahlil.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

    February 6, 2026

    IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

    February 6, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    Berita Olahraga February 6, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Taktik cerdas Max Allegri dan duet penyerang yang tidak biasa berhasil…

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026

    Prediksi Alaves vs Getafe, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Max Allegri Terapkan Taktik Cerdas Saat Milan Kalahkan Bologna

    February 6, 2026

    Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

    February 6, 2026

    Tega! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Senilai Rp85 Juta : Okezone News

    February 6, 2026

    Prediksi Alaves vs Getafe, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.