Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Persis Solo Raih Satu Poin Di Derby Mataram, Milo Nilai Sebagai Hasil Layak

    February 6, 2026

    Seluruh Pemain Tampil All Out, Maung Bandung Sukses Terkam Malut United

    February 6, 2026

    Live di MNCTV! Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»PDIP Ingatkan Ajaran Politik Luar Negeri Bung Karno

    PDIP Ingatkan Ajaran Politik Luar Negeri Bung Karno

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 6, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    “Ya tentu saja politik luar negeri kita kan bebas aktif. Kita punya Pancasila sebagai jawaban atas sistem internasional yang anarkis,” kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan di GBK, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.


    Menurut dia, Indonesia seharusnya digerakkan oleh prinsip kemanusiaan, keadilan, serta demokratisasi dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk perjuangan menghapus hak veto yang dinilainya menjadi penghambat utama penyelesaian konflik global, khususnya di Timur Tengah.

    Ia juga mempertanyakan kredibilitas dan moral kepemimpinan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan menyinggung berbagai intervensi militer dan politik luar negeri AS.



    “Kita melihat aksi terhadap Irak yang dilakukan sebelumnya, kemudian berbagai persoalan dengan mengatasnamakan perang terhadap terorisme di Suriah, kemudian berbagai persoalan-persoalan intervensi kedaulatan suatu negara seperti Venezuela itu tidak terlepas dari posisi superpower dari Amerika Serikat,” ungkapnya.

    Sebagai bangsa merdeka yang menentang segala bentuk penjajahan, Hasto menilai Indonesia perlu bersikap kritis terhadap kepemimpinan global semacam itu.

    “Sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat dan menentang berbagai bentuk penjajahan, kita harus mempertanyakan kredibilitas bahkan moral dari Presiden Donald Trump tersebut,” tegasnya.

    Hasto kemudian membandingkan kondisi saat ini dengan pendekatan politik luar negeri Presiden pertama RI, Soekarno. Ia menilai, jika Bung Karno masih hidup, Indonesia tidak akan mengambil langkah seperti bergabung dalam Board of Peace.

    “Sekiranya Bung Karno masih ada, maka tidak seperti ini. Yang dilakukan oleh Bung Karno adalah yang pertama kita gelorakan spirit Asia Afrika, bahkan mengadakan istilahnya Bu Mega Konferensi Asia Afrika 2.0. Kemudian menggalang kembali Gerakan Non-Blok. Presiden kemudian menetapkan Special Envoy untuk melakukan pendekatan-pendekatan di antara negara-negara yang tidak terlibat konflik di Timur Tengah itu sebagai skala prioritas yang pertama,” jelas dia.

    Hasto lantas menjelaskan, pendekatan Bung Karno dimulai dengan menggalang negara-negara Asia dan Afrika, kemudian Amerika Latin, sebelum melibatkan pihak-pihak yang berkonflik seperti Palestina dan Israel di bawah kepemimpinan Indonesia.

    “Jadi prakarsa itu harus diambil oleh Indonesia,” tegasnya lagi.

    Masih kata Hasto, model diplomasi ala Bung Karno sejatinya bertumpu pada penguatan multilateralisme melalui PBB, reformasi serta penghapusan hak veto agar semua negara setara.

    “Itu kalau menggunakan pemikiran-pemikiran geopolitik dari Bung Karno,” tuturnya.

    Menanggapi pertanyaan apakah Indonesia sebaiknya keluar dari Board of Peace, Hasto mengatakan PDIP masih melakukan kajian mendalam.

    “Ya tentu saja kami melakukan kajian ya secara mendalam, isi dari Board of Peace kami pelajari secara mendalam. Kemudian juga resolusi konflik tanpa melibatkan Palestina itu juga akan sia-sia,” ungkapnya lagi.

    Hasto menegaskan, konflik Palestina-Israel bisa didorong untuk diselesaikan melalui dialog langsung dengan kepemimpinan Indonesia, dengan dukungan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

    “Itu kalau saya menggunakan teori dari pemikiran geopolitik Soekarno,” tandas Hasto.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Seluruh Pemain Tampil All Out, Maung Bandung Sukses Terkam Malut United

    February 6, 2026

    Jangan Anggap Jabatan seperti Warisan!

    February 6, 2026

    Ribuan Banser Bakal Geruduk Polres Tangerang Terkait Kasus Bahar Smith

    February 6, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Persis Solo Raih Satu Poin Di Derby Mataram, Milo Nilai Sebagai Hasil Layak

    Berita Olahraga February 6, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Super League: Persis Solo membawa pulang satu poin dari laga Derby Mataram pada…

    Seluruh Pemain Tampil All Out, Maung Bandung Sukses Terkam Malut United

    February 6, 2026

    Live di MNCTV! Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 6, 2026

    Prediksi Athletic Bilbao vs Levante, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Persis Solo Raih Satu Poin Di Derby Mataram, Milo Nilai Sebagai Hasil Layak

    February 6, 2026

    Seluruh Pemain Tampil All Out, Maung Bandung Sukses Terkam Malut United

    February 6, 2026

    Live di MNCTV! Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 6, 2026

    Prediksi Athletic Bilbao vs Levante, 08 Februari 2026 La Liga

    February 6, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.