Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 resmi dibuka melalui upacara pembukaan unik yang berlangsung serentak di empat lokasi berbeda di Italia pada Jumat (6/2).
Konsep multisitus ini menjadi yang pertama dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin, menyesuaikan dengan penyelenggaraan kompetisi yang tersebar di berbagai kota pegunungan dan wilayah perkotaan.
Upacara utama Milan-Cortina 2026 digelar di Stadion San Siro, Milan, dengan menghadirkan berbagai simbol budaya Italia.
Pertunjukan tersebut menampilkan penghormatan kepada tokoh-tokoh seni dan budaya seperti Leonardo da Vinci, Dante Alighieri, Giacomo Puccini, Laura Pausini, Federico Fellini, hingga perancang busana legendaris Giorgio Armani.
Unsur budaya populer seperti pasta dan vino juga dihadirkan untuk memperkuat identitas Italia sebagai tuan rumah.
Penyanyi internasional Mariah Carey menjadi salah satu penampil utama dengan membawakan lagu klasik Italia “Nel Blu Dipinto Di Blu” atau “Volare”, yang disambut meriah oleh penonton di berbagai lokasi.
Di Stadion San Siro sendiri, lebih dari 61.000 penonton hadir menyaksikan perayaan pembukaan tersebut.
Karena format Olimpiade yang tersebar, defile atlet atau Parade of Nations tidak sepenuhnya berlangsung di Milan.
Atlet dari beberapa negara pertama yang disebutkan — termasuk Yunani, Albania, Andorra, Arab Saudi, dan Argentina — tidak hadir langsung di San Siro karena mengikuti perayaan pembukaan di lokasi lain seperti Cortina d’Ampezzo di Pegunungan Dolomites, Livigno di kawasan Alpen, serta Predazzo di Provinsi Trento.
Pendekatan ini memungkinkan cabang olahraga pegunungan seperti ski alpine, bobsled, curling, dan snowboarding tetap terwakili tanpa harus melakukan perjalanan panjang ke Milan.
Upacara pembukaan Milan-Cortina 2026 membawa pesan persatuan dan perdamaian di tengah situasi global yang penuh tantangan.
Aktris Afrika Selatan Charlize Theron dan rapper Italia Ghali turut menyampaikan pesan tersebut menjelang akhir acara.
Sambutan paling meriah dari penonton diberikan kepada kontingen tuan rumah Italia yang memasuki stadion terakhir, diiringi aransemen elektronik musik opera klasik “The Barber of Seville”.
Setelah hampir tiga jam berlangsung, Presiden Italia Sergio Mattarella secara resmi membuka Olimpiade Milan-Cortina menyusul pidato Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang baru, Kirsty Coventry.
Ia menjadi perempuan pertama yang memimpin IOC dan dalam pidatonya mengajak dunia untuk tetap percaya pada semangat Olimpiade.
Momen emosional terjadi ketika tenor terkenal Andrea Bocelli menyanyikan aria “Nessun Dorma” karya Puccini, ditutup dengan kata “Vincerò” yang berarti “Aku akan menang”.
Setelah itu, pembawa obor meninggalkan stadion untuk menyalakan kaldron Olimpiade di Arch of Peace, sekitar empat kilometer dari San Siro.
Berbeda dari Olimpiade sebelumnya, Milan-Cortina menggunakan dua kaldron Olimpiade sebagai simbol desain geometris Leonardo da Vinci. Selain di Milan, satu kaldron lainnya ditempatkan di Cortina, sekitar 400 kilometer jauhnya.
Seluruh lokasi pertandingan Olimpiade Milan-Cortina 2026 kali ini tersebar di area sekitar 22.000 kilometer persegi, menjadikannya salah satu Olimpiade Musim Dingin dengan wilayah penyelenggaraan terluas.
Pertunjukan pembukaan juga menampilkan tarian dari akademi opera La Scala, parade karakter budaya Italia, referensi terhadap Romawi kuno, Renaisans, Karnaval Venesia, hingga karya sastra seperti Pinocchio dan Inferno karya Dante.
Upacara tersebut menjadi perayaan besar warisan seni, sejarah, dan gaya hidup Italia yang dikenal dengan istilah “La Dolce Vita”.
Dengan perpaduan tradisi dan inovasi, Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 resmi dimulai dan siap menghadirkan kompetisi olahraga musim dingin terbaik dunia selama lebih dari dua minggu ke depan.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/upacara-pembukaan-olimpiade-milan-cortina-2026-digelar-serentak-di-4-lokasi

