Pitcher Cleveland Guardians, Emmanuel Clase, yang didakwa dalam kasus perjudian ilegal, dituduh memanipulasi lemparannya secara sengaja untuk menguntungkan para penjudi dalam sedikitnya 48 pertandingan selama dua tahun.
Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan sembilan pertandingan yang sebelumnya disebutkan oleh jaksa federal dalam dakwaan awal.
Informasi itu terungkap dalam dokumen pengadilan yang diajukan pengacara rekan setimnya, Luis Ortiz, yang juga didakwa dalam kasus yang sama.
Dalam dokumen tersebut, pengacara Ortiz menyatakan pemerintah menuduh Emmanuel Clase memanipulasi performanya dalam puluhan pertandingan antara 2023 hingga 2025.
Ortiz sendiri dituduh terlibat dalam manipulasi lemparan hanya pada dua pertandingan pada Juni 2025.
Pengacaranya, Christos N. Georgalis, meminta agar kasus kliennya dipisahkan dari Clase karena tingkat keterlibatan keduanya dinilai sangat berbeda.
Ia berpendapat bahwa Ortiz bisa dirugikan jika diadili bersama Clase, mengingat tuduhan terhadap Clase mencakup dugaan aktivitas kriminal selama 26 bulan, puluhan komunikasi dengan penjudi, transfer uang tunai, serta koordinasi taruhan ilegal.
Selama periode 2023 hingga Juli 2025, Emmanuel Clase tampil dalam 197 pertandingan musim reguler sebelum Major League Baseball (MLB) menempatkannya pada status cuti non-disipliner terkait penyelidikan perjudian.
Jika tuduhan tersebut terbukti, sekitar seperempat penampilannya dalam periode itu diduga terlibat manipulasi.
Catatan pengadilan lain menunjukkan hakim meminta jaksa memberikan bukti tambahan kepada tim hukum Clase terkait lemparan-lemparan yang dianggap mencurigakan.
Disebutkan pula bahwa sedikitnya 250 lemparan telah diidentifikasi sebagai bagian dari taruhan yang diduga terkait konspirasi tersebut.
Clase dan Ortiz sama-sama menyatakan tidak bersalah atas berbagai dakwaan, termasuk konspirasi penipuan melalui komunikasi elektronik, pencucian uang, serta upaya memengaruhi pertandingan olahraga melalui suap.
Dakwaan paling berat dapat berujung hukuman hingga 20 tahun penjara.
Menurut jaksa, kedua pemain menerima ribuan dolar suap dari dua penjudi di Republik Dominika, yang kemudian meraih keuntungan setidaknya 460.000 dolar AS dari taruhan terkait kecepatan dan hasil lemparan.
Kasus ini dijadwalkan mulai disidangkan pada 4 Mei, meskipun pihak Ortiz mengajukan permintaan penundaan waktu persidangan.
Artikel Tag: mlb, luis ortiz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/dokumen-emmanuel-clase-diduga-manipulasi-lemparan-dalam-48-pertandingan

