Berita Tinju: Moses Itauma semakin menguatkan statusnya sebagai harapan besar masa depan kelas berat dunia. Petinju berusia 21 tahun yang berada di bawah naungan Queensberry Promotions milik Frank Warren itu tampil nyaris tanpa cela sejak beralih ke profesional, dengan catatan 13 kemenangan tanpa kekalahan dan 11 di antaranya berakhir knockout.
Penampilan terakhir Itauma menjadi sorotan besar setelah ia menghentikan mantan penantang juara dunia, Dillian Whyte, hanya dalam waktu dua menit. Kemenangan tersebut memperkuat keyakinan banyak pihak bahwa gelar juara dunia hanya tinggal menunggu waktu, dengan sejumlah pengamat memprediksi perubahan generasi di kelas berat akan terjadi dalam 12 hingga 24 bulan ke depan.
Cedera memang sempat menunda rencana laga berikutnya melawan Jermaine Franklin. Namun ketika kembali naik ring bulan depan, Itauma diperkirakan akan kembali menunjukkan dominasi. Dengan usia yang masih sangat muda dan perkembangan yang pesat, ia kini dianggap sebagai pemimpin generasi baru kelas berat.
Di tengah sorotan terhadap Moses Itauma, Eddie Hearn memastikan Matchroom tidak tinggal diam. Setelah bertahun-tahun memiliki bintang besar seperti Anthony Joshua, Hearn mulai mempersiapkan penerus yang mampu bersaing di level elite. Kepada IFL TV, Hearn menyebut dua nama yang menurutnya bisa menjadi penantang serius bagi Itauma di masa depan.
“Itauma itu talenta luar biasa, benar-benar unik. Saya harus mencari petinju kelas berat yang bisa mengimbangi dia dalam tiga sampai empat tahun ke depan, dan saya punya dua nama yang saya percaya bisa melakukannya,” ujar Hearn.
Nama pertama adalah Teremoana Teremoana, petinju asal Australia dengan rekor sempurna sembilan kemenangan dan sembilan knockout. Selain kekuatan pukulan, Teremoana juga dinilai memiliki karisma yang membuatnya mudah menjadi idola penggemar. Dengan dukungan Matchroom yang tengah agresif di Australia, kariernya diproyeksikan berkembang cepat. Teremoana sendiri terbuka dengan kemungkinan duel besar melawan Itauma.
Nama kedua yang tak kalah menarik adalah Leo Atang. Petinju asal Yorkshire berusia 19 tahun ini baru mencatatkan empat kemenangan profesional, namun sudah mulai dibandingkan dengan Anthony Joshua muda. Atang baru saja meraih kemenangan TKO ronde ketiga atas Amine Boucetta dan dijadwalkan kembali bertanding pada undercard Leigh Wood vs Josh Warrington.
Hearn menilai duel Atang melawan Moses Itauma masih membutuhkan waktu. Perbedaan pengalaman dan jam terbang membuat pertarungan tersebut lebih realistis terjadi ketika Itauma sudah menjadi juara dunia.
“Dia masih sangat muda dan tertinggal jauh secara pengalaman. Tapi jika Leo nantinya menantang gelar juara dunia kelas berat, kemungkinan besar lawannya adalah Moses,” kata Hearn.
Kemunculan Itauma, Teremoana, dan Atang menjadi sinyal kuat bahwa kelas berat dunia tetap menjanjikan masa depan cerah, bahkan ketika nama-nama besar seperti Oleksandr Usyk, Tyson Fury, dan Anthony Joshua mendekati akhir karier mereka.
Artikel Tag: eddie hearn, matchroom boxing
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/moses-itauma-jadi-calon-penguasa-kelas-berat-eddie-hearn-siapkan-penantang

