Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meriahnya Hari Pertama Pembukaan Kejuaraan Beregu Eropa 2026

    February 12, 2026

    Thailand Akan Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa Jadi 30 Hari

    February 12, 2026

    Eks Wakapolri hingga Eks Ketum PP Muhammadiyah Jadi Ahli untuk Roy Suryo Cs : Okezone News

    February 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Rilis Data Tenaga Kerja Bikin Wall Street Tergelincir

    Rilis Data Tenaga Kerja Bikin Wall Street Tergelincir

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 12, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Pergerakan saham dimulai sejak sesi awal yang positif, namun berbalik melemah di akhir perdagangan. 


    Dikutip dari Reuters, Kamis 12 Februari 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, indeks Dow Jones turun 0,13 persen ke level 50.121,40, Nasdaq melemah 0,16 persen ke 23.066,47, sementara S&P 500 nyaris tidak berubah dan ditutup di 6.941,47. 

    Sebelumnya, S&P 500 dan Nasdaq sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepekan setelah laporan payroll menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melonjak pada Januari, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen.



    Namun, penguatan itu memudar seiring pelaku pasar memangkas taruhan terhadap pemangkasan suku bunga. Data CME FedWatch menunjukkan peluang The Fed menahan suku bunga pada Juni meningkat menjadi 41 persen, dari sebelumnya 24,8 persen, meski pasar masih memperkirakan setidaknya satu kali pemangkasan sebesar 25 basis poin tahun ini.

    Dari sisi sektoral, delapan dari 11 sektor utama S&P 500 mencatat kenaikan. Sektor energi memimpin dengan lonjakan 2,6 persen, disusul barang konsumsi defensif naik 1,4 persen. Sebaliknya, jasa keuangan dan layanan komunikasi masing-masing turun lebih dari 1 persen. Saham Caterpillar melonjak 4,4 persen setelah Argus Research menaikkan target harga sahamnya secara tajam, sementara IBM menjadi pemberat terbesar Dow Jones.

    Sektor teknologi bergerak beragam. Saham chip menguat, tercermin dari indeks semikonduktor Philadelphia yang naik 2,3 persen. Namun saham perangkat lunak justru jatuh 2,6 persen akibat kekhawatiran disrupsi kecerdasan buatan (AI). Microsoft turun 2,2 persen dan Alphabet melemah 2,4 persen, menjadi penekan utama S&P 500.

    Di saham individual, Robinhood anjlok 8,9 persen setelah pendapatan kuartal keempat meleset dari ekspektasi. Moderna turun 3,5 persen usai FDA menolak meninjau vaksin flu terbarunya. Sebaliknya, Generac melesat hampir 18 persen setelah merilis kinerja kuartalan yang kuat.

    Kini perhatian investor akan tertuju pada rilis data inflasi AS (Consumer Price Index/CPI) Januari yang dijadwalkan keluar Jumat ini, yang diperkirakan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed berikutnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Thailand Akan Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa Jadi 30 Hari

    February 12, 2026

    Eks Pejabat Kemenkeu Tetap Divonis 1,5 Tahun Bui di Kasus Jiwasraya

    February 12, 2026

    Transjakarta Siapkan 520 Ribu Takjil Gratis saat Ramadan

    February 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Meriahnya Hari Pertama Pembukaan Kejuaraan Beregu Eropa 2026

    Berita Olahraga February 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Kejuaraan Beregu Eropa 2026 baru saja dimulai setelah upacara pembukaan yang meriah yang diselenggarakan…

    Thailand Akan Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa Jadi 30 Hari

    February 12, 2026

    Eks Wakapolri hingga Eks Ketum PP Muhammadiyah Jadi Ahli untuk Roy Suryo Cs : Okezone News

    February 12, 2026

    Eks Pejabat Kemenkeu Tetap Divonis 1,5 Tahun Bui di Kasus Jiwasraya

    February 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Meriahnya Hari Pertama Pembukaan Kejuaraan Beregu Eropa 2026

    February 12, 2026

    Thailand Akan Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa Jadi 30 Hari

    February 12, 2026

    Eks Wakapolri hingga Eks Ketum PP Muhammadiyah Jadi Ahli untuk Roy Suryo Cs : Okezone News

    February 12, 2026

    Eks Pejabat Kemenkeu Tetap Divonis 1,5 Tahun Bui di Kasus Jiwasraya

    February 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.