Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengundian UEFA Nations League 2026

    February 12, 2026

    KPK Masih Dalami Gratifikasi Rp2,5 Miliar Wakil Ketua PN Depok

    February 12, 2026

    2 Legenda Biliar Dunia Puji Perkembangan Atlet Muda di Indonesia : Okezone Sports

    February 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Apresiasi OTT, Warga Pati Gelar Tumpengan di KPK

    Apresiasi OTT, Warga Pati Gelar Tumpengan di KPK

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 12, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Selain membawa tumpeng, mereka juga membawa karangan bunga bertuliskan, “Terimakasih Kepada KPK Atas Komitmen dan Keberaniannya Usut Tuntas OTT di Pati Demi Tegaknya Keadilan dan Pemberantasan Korupsi”, serta membentangkan spanduk dan bendera organisasi.


    Setibanya di lokasi, sejumlah orator menyampaikan orasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan tumpengan yang diawali pembacaan zikir bersama sambil duduk bersila.

    Aksi tersebut merupakan bentuk apresiasi warga atas operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati, Sudewo, dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.



    Dalam OTT yang dilakukan pada Januari 2026, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Sudewo (Bupati Pati periode 2025–2030), Abdul Suyono (Kades Karangrowo, Jakenan), Sumarniono (Kades Arumanis, Jaken), dan Karjan (Kades Sukorukun, Jaken). KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp2,6 miliar sebagai barang bukti.

    Kasus ini bermula dari dugaan praktik pungutan terhadap calon perangkat desa (Caperdes) dalam rencana pengisian ratusan jabatan yang kosong. Tarif yang dipatok berkisar Rp165 juta hingga Rp225 juta per orang dan diduga disertai ancaman jika tidak mengikuti ketentuan. Dana yang terkumpul kemudian diduga mengalir melalui sejumlah pihak hingga ke Bupati.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Masih Dalami Gratifikasi Rp2,5 Miliar Wakil Ketua PN Depok

    February 12, 2026

    Harga Bitcoin Belum Bergerak dari Kisaran 67.000 Dolar AS

    February 12, 2026

    Wamenkeu Suahasil Tinjau Rumah Layak Huni Rp5 Miliar di Bekas Kawasan Kumuh Semanggi

    February 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pengundian UEFA Nations League 2026

    Berita Olahraga February 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Undian fase liga UEFA Nations League musim 2026-27 segera digelar malam…

    KPK Masih Dalami Gratifikasi Rp2,5 Miliar Wakil Ketua PN Depok

    February 12, 2026

    2 Legenda Biliar Dunia Puji Perkembangan Atlet Muda di Indonesia : Okezone Sports

    February 12, 2026

    Dua Tersangka Aksi May Day Gugat KUHAP Baru di MK

    February 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pengundian UEFA Nations League 2026

    February 12, 2026

    KPK Masih Dalami Gratifikasi Rp2,5 Miliar Wakil Ketua PN Depok

    February 12, 2026

    2 Legenda Biliar Dunia Puji Perkembangan Atlet Muda di Indonesia : Okezone Sports

    February 12, 2026

    Dua Tersangka Aksi May Day Gugat KUHAP Baru di MK

    February 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.