Demikian antara lain disampaikan
Menteri Agama Republik Indonesia Prof Nasaruddin Umar saat melakukan
kunjungan ke PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Menara PNM, Jakarta,
Kamis, 12 Februari 2026.
Di hadapan jajaran manajemen dan insan
PNM, Nasaruddin Umar mengajak seluruh Keluarga Besar PNM untuk
meneladani perjalanan Rasulullah dalam setiap aktivitas kehidupan.
Ramadan
bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan titik tolak peningkatan
kualitas pribadi yang tercermin dalam cara bekerja, melayani, dan
mengambil peran di tengah masyarakat.
“Semoga Ramadan kali ini
menjadi lebih baik, termasuk dalam mendapatkan pertaubatan yang juga
lebih baik, sehingga masa depan dunia dan akhirat pun menjadi lebih
baik,” demikian pesan Nasaruddin.
Pesan tersebut diwujudkan dalam
aksi nyata melalui penyerahan santunan kepada anak-anak nasabah PNM
Mekaar yang telah menjadi yatim. Penyerahan santunan ini disertai doa
agar mereka senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, serta harapan
akan masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut,
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan rasa syukur dan terima
kasih atas kunjungan serta dukungan Menteri Agama. Ke depan ia berharap
bisa terus bekerja sama dengan Kemenag, khususnya dalam penyaluran dana
sosial.
Arief menegaskan komitmen PNM untuk terus memperkuat ekosistem bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah.
Saat
ini, sekitar 73 persen penyaluran pembiayaan PNM berbasis syariah,
dengan lebih dari 80 persen sumber pendanaan berasal dari sukuk dan
obligasi yang didukung oleh 46 bank di Indonesia.
“Visi Menteri
Agama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial, termasuk zakat dan
wakaf bisa dimanfaatkan bagi nasabah PNM. Secara praktis, 16 juta
nasabah aktif yang kami biayai saat ini merupakan kelompok mustadhafin,”
pungkas Arief.

