Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manajer Tak Terduga Diunggulkan untuk Posisi Pelatih Tottenham Mengalahkan De Zerbi

    February 12, 2026

    Ketahanan Pangan dan Ruang Papua : Okezone News

    February 12, 2026

    Sungai Jaletreng Ditaburi Karbon Aktif Usai Tercemar Limbah Kimia

    February 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Lebih Lambat dari F2, Lewis Hamilton Mulai Kritik Mobil Ferrari saat Tes di Bahrain : Okezone Sports

    Lebih Lambat dari F2, Lewis Hamilton Mulai Kritik Mobil Ferrari saat Tes di Bahrain : Okezone Sports

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 12, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/lewishamilton)




    SAKHIR – Era baru Formula 1 (F1) tahun 2026 seharusnya menjadi angin segar, namun bagi Lewis Hamilton, kenyataan di lintasan mulai terasa pahit. Setelah sempat melontarkan pujian pada sesi shakedown tertutup di Barcelona, pembalap Tim Scuderia Ferrari ini langsung mengubah pendapatnya terhadap performa mobil generasi terbaru yang bakal dipakai di F1 2026.

    1. Keluhkan Kecepatan

    Perubahan suhu dan kondisi angin di Bahrain tampaknya membuka mata Hamilton. Jika di Barcelona ia menyebut mobil ini menyenangkan, di Sakhir ia justru merasa mobilnya kehilangan taring.

    Masalah utama yang disoroti adalah penurunan performa yang drastis akibat regulasi aerodinamika aktif dan manajemen energi yang baru. Hamilton tidak ragu membandingkan kecepatan jet darat teranyar ini dengan kasta di bawahnya (F2).

    “Mobilnya lebih pendek, lebih ringan, dan sebenarnya lebih mudah dikendalikan. Rasanya cukup menyenangkan, mirip seperti reli. Tapi, saya rasa kita lebih lambat dari GP2 [F2] sekarang, bukan? Setidaknya itu yang saya rasakan,” ungkap Hamilton, mengutip dari Crash, Jumat (13/2/2026).

    Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/f1)
    Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/f1)

    Keresahan Hamilton juga menyasar pada efisiensi energi yang dianggapnya merusak esensi balapan. Di Barcelona saja, ia mengaku harus melakukan teknik melepas pedal gas sebelum tikungan sejauh 600 meter bahkan saat lap kualifikasi.

    2. Kerumitan Regulasi

    Selain masalah kecepatan, Hamilton mengkhawatirkan aspek teknis regulasi 2026 yang dianggapnya terlalu rumit untuk dicerna oleh penonton awam. Sistem aerodinamika aktif dan algoritma mesin yang mampu mempelajari gaya mengemudi dinilainya sebagai beban tambahan yang tidak perlu.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Ketahanan Pangan dan Ruang Papua : Okezone News

    February 12, 2026

    Cerita Shanju Eks JKT 48 Sering Parno saat Jadi Orangtua : Okezone Women

    February 12, 2026

    Pejalan Kaki Terlindas di Jaksel, Manajemen Transjakarta Serahkan Kasusnya ke Polisi : Okezone News

    February 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Manajer Tak Terduga Diunggulkan untuk Posisi Pelatih Tottenham Mengalahkan De Zerbi

    Berita Olahraga February 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Tottenham Hotspur kembali menjadi pusat perhatian karena sedang mencari manajer tetap…

    Ketahanan Pangan dan Ruang Papua : Okezone News

    February 12, 2026

    Sungai Jaletreng Ditaburi Karbon Aktif Usai Tercemar Limbah Kimia

    February 12, 2026

    Sungai Jaletreng Ditaburi Karbon Aktif Usai Tercemar Limbah Kimia

    February 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Manajer Tak Terduga Diunggulkan untuk Posisi Pelatih Tottenham Mengalahkan De Zerbi

    February 12, 2026

    Ketahanan Pangan dan Ruang Papua : Okezone News

    February 12, 2026

    Sungai Jaletreng Ditaburi Karbon Aktif Usai Tercemar Limbah Kimia

    February 12, 2026

    Sungai Jaletreng Ditaburi Karbon Aktif Usai Tercemar Limbah Kimia

    February 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.