Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Navarro dan Gurrero Tembus Semifinal Premier Padel P1 Riyadh 2026

    February 13, 2026

    Tidak Ada Penyidik KPK Bernama Bayu Sigit, Saksi Korban Pemerasan Harus Lapor ke APH

    February 13, 2026

    Surati Irwasum Polri, Roy Suryo Cs Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Dihentikan : Okezone News

    February 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Pembaruan Data BPJS PBI Jangan Hambat Hak Kesehatan Warga

    Pembaruan Data BPJS PBI Jangan Hambat Hak Kesehatan Warga

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 13, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Netty menegaskan DPR memahami dan mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembaruan dan penajaman data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, menghindari data ganda, serta menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara.


    Namun demikian, ia mengingatkan agar proses administratif tersebut tidak berimplikasi pada terhambatnya pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya hak atas layanan kesehatan.

    “Kami memahami urgensi pemutakhiran data dan DPR sejak awal sepakat bahwa data harus terus diperbaiki. Tetapi, kami juga menegaskan bahwa pembaruan data tidak boleh meminggirkan warga yang secara faktual masih berhak, terutama mereka yang sedang menjalani pengobatan penyakit kronis dan katastropik,” ujar Netty, Jumat, 13 Februari 2026.



    Netty menjelaskan, dalam rapat gabungan Komisi IX DPR RI bersama lintas kementerian dan lembaga, DPR dan pemerintah telah mencapai sejumlah kesepakatan penting sebagai langkah mitigasi atas dampak penonaktifan peserta PBI.

    Pertama, DPR dan pemerintah sepakat bahwa dalam jangka waktu tiga bulan ke depan seluruh layanan kesehatan tetap diberikan, dan iuran peserta PBI tetap dibayarkan oleh pemerintah, khususnya bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan atau berada dalam kondisi darurat medis.

    Kedua, dalam periode yang sama, DPR dan pemerintah sepakat menugaskan Kementerian Sosial, pemerintah daerah, BPS, dan BPJS Kesehatan untuk melakukan pengecekan lapangan serta pemutakhiran desil kesejahteraan menggunakan data pembanding terbaru agar penetapan status PBI benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.

    Ketiga, DPR dan pemerintah sepakat untuk memaksimalkan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBN agar digunakan secara tepat sasaran, efisien, dan akurat tanpa mengorbankan perlindungan bagi kelompok rentan.

    Keempat, DPR dan pemerintah juga sepakat agar BPJS Kesehatan memperkuat sosialisasi serta memberikan notifikasi aktif kepada masyarakat apabila terjadi penonaktifan kepesertaan, baik PBI maupun PBPU yang didanai pemerintah daerah sehingga warga tidak baru mengetahui status nonaktif saat membutuhkan layanan kesehatan.

    Kelima, DPR dan pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola jaminan kesehatan secara menyeluruh dengan membangun ekosistem layanan yang terintegrasi menuju satu data tunggal yang akurat, mutakhir, dan berkeadilan.

    Menurut Netty, kesepakatan tersebut perlu dikawal secara konsisten agar tidak terjadi kesenjangan antara kebijakan di tingkat pusat dan implementasi di lapangan.

    “Situasi di mana peserta PBI baru mengetahui kepesertaannya nonaktif saat berada di fasilitas kesehatan adalah kondisi yang harus segera diperbaiki. Ini sangat berisiko, terutama bagi pasien dengan kondisi gawat darurat atau yang membutuhkan terapi rutin,” katanya.

    Netty menegaskan bahwa DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar proses pemutakhiran data berjalan seiring dengan perlindungan hak kesehatan masyarakat.

    “Hak atas kesehatan tidak boleh direduksi menjadi sekadar persoalan administrasi. Negara harus hadir memastikan transisi kebijakan berjalan adil, manusiawi, dan tidak membahayakan keselamatan warga,” pungkas Netty.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tidak Ada Penyidik KPK Bernama Bayu Sigit, Saksi Korban Pemerasan Harus Lapor ke APH

    February 13, 2026

    Purbaya Ganti Nama KTP Jadi Pakubuwono Empat Belas, Langsung Digugat

    February 13, 2026

    Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

    February 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Navarro dan Gurrero Tembus Semifinal Premier Padel P1 Riyadh 2026

    Berita Olahraga February 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Riyadh – Suasana meriah di Padel Rush Arena . Perempat final putra Premier Padel…

    Tidak Ada Penyidik KPK Bernama Bayu Sigit, Saksi Korban Pemerasan Harus Lapor ke APH

    February 13, 2026

    Surati Irwasum Polri, Roy Suryo Cs Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Dihentikan : Okezone News

    February 13, 2026

    Purbaya Ganti Nama KTP Jadi Pakubuwono Empat Belas, Langsung Digugat

    February 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Navarro dan Gurrero Tembus Semifinal Premier Padel P1 Riyadh 2026

    February 13, 2026

    Tidak Ada Penyidik KPK Bernama Bayu Sigit, Saksi Korban Pemerasan Harus Lapor ke APH

    February 13, 2026

    Surati Irwasum Polri, Roy Suryo Cs Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Dihentikan : Okezone News

    February 13, 2026

    Purbaya Ganti Nama KTP Jadi Pakubuwono Empat Belas, Langsung Digugat

    February 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.