Hal itu disampaikan saat meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan milik Polri di SPPG Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026.
Prabowo memaparkan capaian yang disebutnya sebagai kebangkitan BUMN. Ia mengeklaim kinerja perusahaan pelat merah mengalami lonjakan signifikan yakni naik empat kali lipat dibandingkan tahun 2024.
“Kita diambang kebangkitan BUMN yang sekian tahun tidak pernah untung dalam satu tahun pemerintahan kita. Hasil BUMN naik empat kali lipet. Dari Rp89 triliun, tahun 2024 naik empat kali dan ini akan naik terus,” jelasnya.
Presiden menegaskan bahwa lonjakan kinerja tersebut merupakan hasil dari tata kelola yang lebih baik serta kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Kepala Negara sekaligus mengingatkan seluruh pengelola kekayaan negara untuk menjaga integritas dan menghindari praktik yang merugikan negara.
“Hanya dengan manajemen yang baik hanya dengan kepemimpinan yang baik dan saya ingatkan siapapun di lembaga manapun terutama yang mengelola kekayaan rakyat. Jagalah kehormatan kepentingan dan keselamatan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan ragu menindak pihak yang merugikan kepentingan bangsa.
“Pemerintah akan mengerahkan segala kekuatan tanpa pandang bulu,” pungkas Prabowo.

