Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KPK Sita 5 Koper Uang Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Bea Cukai

    February 13, 2026

    Prabowo Cerita Banyak Profesor Hina Program MBG

    February 13, 2026

    Juara Dunia Toh Ee Wei Siap Hadapi Persaingan Cepat Sistem Penilaian 15 Poin

    February 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

    Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 13, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Begitu dikatakan Ahli Digital Forensik Indonesia Ruby Alamsyah. Katanya, fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada. 


    Kata Ruby lagi, pun pengawasan yang seharusnya bisa menghindari terjadinya manipulasi yang merugikan masyarakat, belum dilakukan secara komprehensif.

    “Masih ada celah, para oknum bermain masih sangat lebar. Tiap tahun ada aja, seperti eFishery. Atau dulu juga ada Tani Hub,” ujar Ruby dalam keterangan tertulis, Jumat 13 Februari 2026.



    Soal Efishery, kasus ini terjadi pada tahun 2025, dan melibatkan dugaan manipulasi laporan keuangan, penipuan, dan penggelapan dana oleh manajemen puncaknya, termasuk mantan CEO Gibran Chuzaefah.

    Kasus yang menjadi salah satu skandal terbesar di sektor agritech dan startup Indonesia itu, saat ini sedang dalam proses peradilan di Pengadilan Negeri Bandung.

    Dalam perkembangannya Selasa (10/2/26) berlangsung persidangan lanjutan atas perkara ini, di mana mantan CEO Efishery Gibran Chuzaefah, duduk sebagai salah satu pesakitan, bersama dengan Angga Hadrian Raditya selaku VP  Corporate Finance and Investor Relation dan Andri Yadi selaku karyawan Efishery dan Direktur Utama dari PT Dycodex Teknologi Nusantara.

    Dalam persidangan itu pihak Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi dari bagian Corporate Finance and Investor Relation eFishery, salah satunya Head of Corporate Planning Wirabhama Kirana. 

    Wirabhama yang bekerja langsung di bawah Terdakwa Angga, menyampaikan dirinya diminta untuk menyesuaikan angka-angka data keuangan oleh Angga, yang akan diserahkan ke auditor ataupun ke investor. 

    Wirabhama mengakui bahwa ada perbedaan angka dari yang diberikan Angga dengan yang diperoleh dari tim keuangan Efishery yakni Aris Gustiana. 

    Dia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Angga tindakan menyesuaikan angka-angka dalam data keuangan tersebut telah disetujui oleh manajemen, yakni Gibran dkk.

    Melalui persidangan ini, kata Ruby, publik melihat bahwa praktik-praktik penggelembungan data keuangan dalam memikat investor sangat gampang dilakukan. 

    “Dan sangat disayangkan, hal ini tidak memikirkan jauh ke depan atas iklim investasi di Indonesia,” katanya.

    Ruby menyampaikan, di tengah longgarnya regulasi, ada metode investigasi digital forensik yang dapat membantu penegakan hukum pada oknum yang meraup keuntungan secara ilegal.

    “Digital forensik bahkan dapat membantu jaksa untuk menuntut maksimal para oknum yang memanfaatkan longgarnya sistem pengawasan dan regulasi untuk meraup keuntungan,” pungkasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Sita 5 Koper Uang Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Bea Cukai

    February 13, 2026

    Kader Golkar Boleh Kritik Pemerintah, tapi Tidak Ekstrem

    February 13, 2026

    Babak Baru Kasus Lahan Kampung Dukuh Jaktim, Ahli Waris Jadi Terdakwa

    February 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    KPK Sita 5 Koper Uang Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Bea Cukai

    Berita Nasional February 13, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp5 miliar dalam…

    Prabowo Cerita Banyak Profesor Hina Program MBG

    February 13, 2026

    Juara Dunia Toh Ee Wei Siap Hadapi Persaingan Cepat Sistem Penilaian 15 Poin

    February 13, 2026

    Kader Golkar Boleh Kritik Pemerintah, tapi Tidak Ekstrem

    February 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    KPK Sita 5 Koper Uang Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Bea Cukai

    February 13, 2026

    Prabowo Cerita Banyak Profesor Hina Program MBG

    February 13, 2026

    Juara Dunia Toh Ee Wei Siap Hadapi Persaingan Cepat Sistem Penilaian 15 Poin

    February 13, 2026

    Kader Golkar Boleh Kritik Pemerintah, tapi Tidak Ekstrem

    February 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.