Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lawan Pisa, Skuad AC Milan Dalam Kondisi Segar Setelah Istirahat Panjang

    February 13, 2026

    Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

    February 13, 2026

    Bangun Kesadaran Pengguna, LRT Jabodebek Tegaskan Pelecehan Seksual Tak Dapat Ditoleransi : Okezone News

    February 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»MBG Mulai Beri Dampak pada Pengeluaran Rumah Tangga : Okezone Economy

    MBG Mulai Beri Dampak pada Pengeluaran Rumah Tangga : Okezone Economy

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 13, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Dampak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mulai terlihat di rumah tangga penerima manfaat. (Foto: Okezone.com)

    JAKARTA – Dampak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mulai terlihat di rumah tangga penerima manfaat. Temuan awal penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan bahwa MBG dapat membantu meringankan tekanan pengeluaran harian keluarga yang rentan terhadap guncangan ekonomi.

    Melibatkan sekitar 1.800 orang tua, studi ini memberikan gambaran awal mengenai efek mikro-harian program, khususnya terhadap pengeluaran rumah tangga dan kebiasaan makan anak. Sebanyak 36% rumah tangga melaporkan penurunan pengeluaran harian setelah MBG berjalan, terutama pada komponen bekal makan dan uang saku anak. 

    Namun, sekitar 63% responden menyatakan penghematan tersebut masih berada di bawah 10% dari total pengeluaran bulanan. Temuan ini menunjukkan bahwa MBG berperan menjaga stabilitas pengeluaran rutin keluarga, meski belum mengubah struktur ekonomi rumah tangga secara signifikan.

    Mayoritas responden juga melaporkan program berjalan relatif konsisten, dengan 84% menyebut MBG diterima setiap hari sekolah. Namun, 69% orang tua menyatakan anak mereka baru menerima program kurang dari enam bulan, sehingga dampak jangka panjangnya belum dapat diukur secara memadai.

    Perubahan yang paling terlihat tercermin pada kebiasaan makan anak. Sebanyak 72% orang tua melaporkan anak menjadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, dan 55% menyatakan anak lebih mudah menerima variasi jenis makanan. Meski demikian, RISED menegaskan bahwa dampak terhadap status gizi objektif, kesehatan umum, maupun capaian pendidikan belum dapat disimpulkan pada tahap awal implementasi ini. Evaluasi jangka menengah dan panjang diperlukan untuk mengetahui apakah perubahan perilaku tersebut dapat berkontribusi pada kualitas sumber daya manusia.

    Berdasarkan temuan tersebut, RISED menyampaikan sejumlah catatan konstruktif untuk penyempurnaan kebijakan. Kejelasan kedudukan program dinilai penting, mengingat MBG berada di persimpangan antara program sosial, intervensi gizi, dan instrumen pembangunan SDM. Tanpa kejelasan posisi, indikator keberhasilan dan desain evaluasi berisiko tidak konsisten. Selain itu, konsistensi kualitas menu, variasi gizi, serta ketepatan waktu distribusi perlu terus dijaga agar manfaat program tidak melemah. Kebutuhan evaluasi longitudinal juga dianggap penting untuk menilai kontribusi MBG terhadap pembangunan SDM dalam jangka panjang.

    “Sebanyak 81% orang tua dari rumah tangga rentan menyatakan mendukung keberlanjutan MBG. Dukungan ini tidak semata soal penghematan, tetapi juga terkait rasa aman dan kepastian bahwa anak mereka mendapat akses makanan bergizi selama di sekolah,” ungkap Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, Jumat (13/2/2026).

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Bangun Kesadaran Pengguna, LRT Jabodebek Tegaskan Pelecehan Seksual Tak Dapat Ditoleransi : Okezone News

    February 13, 2026

    Ini Alasan Roy Suryo Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Di-SP3 : Okezone News

    February 13, 2026

    Kisah si Nyonya Tua Juventus yang Begitu Dibenci Suporter Italia : Okezone Bola

    February 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Lawan Pisa, Skuad AC Milan Dalam Kondisi Segar Setelah Istirahat Panjang

    Berita Olahraga February 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: AC Milan kembali beraksi di Serie A dengan menyambangi markas Pisa…

    Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

    February 13, 2026

    Bangun Kesadaran Pengguna, LRT Jabodebek Tegaskan Pelecehan Seksual Tak Dapat Ditoleransi : Okezone News

    February 13, 2026

    BWF Akan Putuskan Sistem Penilaian 15 Poin Pada 25 April Mendatang

    February 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Lawan Pisa, Skuad AC Milan Dalam Kondisi Segar Setelah Istirahat Panjang

    February 13, 2026

    Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

    February 13, 2026

    Bangun Kesadaran Pengguna, LRT Jabodebek Tegaskan Pelecehan Seksual Tak Dapat Ditoleransi : Okezone News

    February 13, 2026

    BWF Akan Putuskan Sistem Penilaian 15 Poin Pada 25 April Mendatang

    February 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.