Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik pada 2026. Angka tersebut meningkat 11,41 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya.
Direktur Utama Jasa Raharja yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin mengatakan, peningkatan kuota juga diiringi penambahan armada serta perluasan titik keberangkatan.
“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik gratis BUMN 2026, dan khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis, Jumat 13 Februari 2026.
Sebagai bentuk komitmen inklusivitas, Jasa Raharja juga menyediakan bus khusus disabilitas agar layanan mudik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Pusat pemberangkatan direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.
“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” katanya.
Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja turut mendukung pemerintah provinsi dengan menyediakan moda bus bagi 3.599 pemudik.
Dukungan tersebut mencakup Jawa Timur (25 bus/1.075 orang), Jawa Tengah (16 bus/864 orang), Jawa Barat (10 bus/480 orang), Sumatera Selatan (10 bus/360 orang), Aceh (10 bus/360 orang), Sulawesi Selatan (10 bus/250 orang), Banten (2 bus/90 orang), serta Sulawesi Tengah (10 bus/120 orang).
Adapun tahun ini, program Mudik Gratis BUMN menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan.

