Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mudik Gratis 2026, Jasa Raharja Targetkan 23.500 Pemudik : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Kapolri Minta GP Ansor-Banser Kawal Program Pemerintah-Jaga Kamtibmas

    February 14, 2026

    Vinicius Jr Menjadi Bintang Berkat Ajaran Sang Ayah

    February 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»KLH Uji Kandungan Gas Beracun Gudang Pestisida Tangsel Pascakebakaran

    KLH Uji Kandungan Gas Beracun Gudang Pestisida Tangsel Pascakebakaran

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 14, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Tangerang Selatan, CNN Indonesia —

    Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menerjunkan tim Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) untuk menguji potensi paparan gas beracun di gudang penyimpanan pestisida kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan, Banten, usai insiden kebakaran tengah pekan ini.

    Pengujian dilakukan guna memastikan kondisi udara di sekitar lokasi aman dari sisa bahan kimia yang terbakar.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Deputi Bidang PPKL KLH, Rasio Ridho Sani mengatakan tim membawa peralatan khusus untuk mendeteksi kandungan gas berbahaya sekaligus memetakan langkah penanganan lanjutan.

    “Kami menugaskan tim yang berpengalaman dalam mendeteksi dan memulihkan dampak bahan kimia. Saat ini proses pendalaman masih berlangsung dengan sejumlah alat khusus,” ujar Rasio di Setu, Jumat (13/2).





    Menurut dia, parameter yang diuji meliputi hidrogen sulfida (H2S), karbon monoksida (CO), serta amonia (NH3). Hasil sementara menunjukkan ketiga gas tersebut terdeteksi di dalam area gudang.

    KLH kini menyiapkan langkah lanjutan berupa identifikasi dan pemindahan sisa bahan kimia yang dinilai berpotensi menimbulkan paparan lanjutan.

    “Sebagai percepatan penanganan, kami mengecek bahan kimia apa saja yang ada di dalam gudang dan perlu segera dipindahkan,” katanya.

    Rasio menegaskan, apabila konsentrasi gas berbahaya ditemukan dalam kadar tinggi, kondisi itu bisa memicu pencemaran udara kembali di sekitar gudang milik PT Biotek Saranatama.

    Ia mengakui bau sisa bahan kimia masih tercium di lokasi. Oleh karena itu, KLH ingin memastikan tidak ada risiko bagi warga maupun pekerja di kawasan Taman Tekno.

    Selain pengukuran di lokasi, KLH juga mengambil sampel udara untuk diuji di laboratorium. Hasil uji tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan pembatasan aktivitas di sekitar area terdampak.

    “Jika terbukti ada kandungan zat berbahaya dengan kadar tinggi, tentu akan ada langkah khusus, termasuk pembatasan akses di sekitar lokasi,” ujar Rasio.

    Sementara itu pada Sabtu (14/2) hari ini, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono memastikan bara asap di gudang penyimpanan pestisida Tangsel itu telah padam sepenuhnya. Diaz mengatakan sejumlah drum biru yang berada di lokasi akan dipindahkan hari ini.

    “Saat ini, tim dari KLH masih di lokasi gudang terbakar. Ada deputi dan beberapa direktur. Tadi pagi memang masih terasa bau menyengat, dan di dalam gudang masih ada bara asap,” kata Diaz kepada wartawan, Sabtu seperti dikutip dari detik.com.

    Diaz menjelaskan tim pemadam tak melakukan penyiraman dengan air meski bau masih menyengat. Hal itu, kata dia, untuk mencegah reaksi kimia berbahaya.

    “Tim damkar sudah datang namun setahu saya tidak melakukan penyiraman dengan air, karena kita khawatir takut ada reaksi asam nitrate dengan air,” ujarnya.

    “Tim lalu menimbun dengan pasir untuk menahan senyawa kimia agar tidak menyebar ke udara sekitar,” sambung Diaz.

    Gudang pestisida yang berada di Kecamatan Setu, Kota Tangsel, terbakar pada Senin (9/2). Api baru padam setelah 7 jam penanganan. Kebakaran tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga meninggalkan jejak cemaran air di Sungai Cisadane.

    Banyak ikan yang mati setelah air Sungai Cisadane diduga tercemar dari pabrik pestisida. Air sungai berubah warna menjadi putih setelah tercemari.

    (arl/kid)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Alasan Muhammadiyah Pakai KHGT Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari

    February 14, 2026

    Pramono Larang Sahur on The Road-Sweeping Warung saat Ramadan

    February 14, 2026

    Jangan Pakai Hukum untuk ‘Ngerjain’ Lawan Politik

    February 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Mudik Gratis 2026, Jasa Raharja Targetkan 23.500 Pemudik : Okezone Economy

    Program Presiden February 14, 2026

    Menyambut Lebaran 2026, masyarakat yang merencanakan mudik kini bisa memanfaatkan Program Mudik Gratis BUMN 2026.…

    Kapolri Minta GP Ansor-Banser Kawal Program Pemerintah-Jaga Kamtibmas

    February 14, 2026

    Vinicius Jr Menjadi Bintang Berkat Ajaran Sang Ayah

    February 14, 2026

    Benarkah IQ Gen Alpha Lebih Pintar dari Gen Z? Ini Penjelasan Faktanya : Okezone Edukasi

    February 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Mudik Gratis 2026, Jasa Raharja Targetkan 23.500 Pemudik : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Kapolri Minta GP Ansor-Banser Kawal Program Pemerintah-Jaga Kamtibmas

    February 14, 2026

    Vinicius Jr Menjadi Bintang Berkat Ajaran Sang Ayah

    February 14, 2026

    Benarkah IQ Gen Alpha Lebih Pintar dari Gen Z? Ini Penjelasan Faktanya : Okezone Edukasi

    February 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.