Kuala Lumpur – Sembari menunggu kepastian apakah Lee Zii Jia siap mengenakan seragam tim nasional lagi, direktur pelatihan tunggal putra Kenneth Jonassen menekankan bahwa ia akan terus mempersiapkan susunan pemain tunggal putra terbaik meskipun belakangan ini performanya kurang konsisten.
Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah mengirimkan undangan kepada peraih medali perunggu Olimpiade Paris untuk mengikuti kamp pelatihan terpusat menjelang Final Piala Thomas di Horsens, Denmark, mulai 24 April hingga 3 Mei.
Jonassen mengatakan bahwa membentuk skuad sekuat mungkin tidak hanya bergantung pada ketersediaan Zii Jia, tetapi juga pada kedalaman tim secara keseluruhan. Kabar terbaru yang diterima oleh tim nasional adalah bahwa Lee Zii Jia mengalami cedera selama Thailand Masters, di mana ia terpaksa mundur di perempat final melawan Alwi Farhan dari Indonesia.
“Saya sebenarnya tidak tahu harus berkata apa karena ini wajar. Kami sedang mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memastikan semua pemain siap untuk tampil maksimal,” kata Jonassen.
Para pemain memahami tugas berat yang ada di hadapan mereka dan mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.
“Kita harus bermimpi besar dan berusaha sekuat tenaga. Itulah kunci kesuksesan.”
“Jika kamu sudah mengerahkan seluruh kemampuanmu dan tetap gagal, setidaknya kamu bisa mengatakan bahwa kamu sudah memberikan segalanya.”
“Kalian bisa melihat sendiri peringkat dunianya. Bukan hanya saya yang mengatakan ini. Tapi bukan berarti itu tidak mungkin.”
Selain Lee Zii Jia, harapan Malaysia juga tertumpu pada Leong Jun Hao dan Justin Hoh, serta pemain muda Eogene Ewe dan Kong Wei Xiang, yang termasuk dalam skuad untuk Kejuaraan Beregu Asia pekan lalu di Qingdao, Tiongkok.
Pemain independen Aidil Sholeh Ali Sadikin juga telah direkrut oleh BAM untuk memperkuat persiapan yang dimulai minggu lalu.
“Tentu saja kami sedang mempersiapkan diri minggu ini dan minggu depan dengan fokus utama pada Piala Thomas untuk para pemain top di sini. Minggu-minggu ini dirancang bukan untuk turnamen internasional jangka pendek, tetapi sebagai persiapan untuk Piala Thomas,” katanya.
BAM, melalui presidennya Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz, tetap teguh pada target awal badan pengatur tersebut untuk memenangkan Piala Thomas tahun ini, yang akan mengakhiri penantian 34 tahun negara itu sejak terakhir kali mengangkat gelar tersebut pada tahun 1992 di Kuala Lumpur.
Artikel Tag: lee zii jia, kenneth jonassen, piala thomas 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/jonassen-persiapan-piala-thomas-akan-terus-berjalan-meski-tanpa-lee-zii-jia

