Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Luka Modric Panen Pujian dari Media Italia: Sebuah Keajaiban

    February 15, 2026

    Polisi Dalami Penyebab Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta : Okezone News

    February 15, 2026

    Liverpool Berpeluang Besar Boyong Denzel Dumfries di Musim Panas

    February 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»PDIP Layak Perhitungkan Megawati Jadi Capres 2029

    PDIP Layak Perhitungkan Megawati Jadi Capres 2029

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 15, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dengan pengalaman panjang di panggung politik nasional serta pengaruh kuat di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati disebut tetap menjadi figur yang layak diperhitungkan dalam kontestasi mendatang.


    “Akan jadi mengejutkan bila nanti tiba-tiba PDI Perjuangan mencalonkan Megawati Soekarnoputri, mungkin saja ia dicalonkan karena faktor perhelatan panggung terakhir Megawati,” kata Hensat, sapaan karib Hendri Satrio, Minggu, 15 Februari 2026.

    Menurut Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, posisi Megawati bukan sekadar simbol partai, melainkan figur yang masih punya daya tarik politik.



    Hensat menggarisbawahi keuntungan elektoral bagi PDIP jika Megawati maju. Ia menilai pencalonan itu bisa memberi efek ekor jas besar, sekaligus mengubah dinamika kontestasi ketika berhadapan dengan Prabowo Subianto pada 2029.

    “Karena Prabowo akhirnya juga punya lawan, dan selama ini hubungan mereka juga baik walaupun terkesan Megawati oposisi, tapi coattail effect buat PDIP-nya itu besar banget,” ujarnya.

    Alasan lain PDI Perjuangan perlu mempertimbangkan Megawati ialah soal soliditas basis. Ia menyebut, untuk mesin partai dan pemilih inti, Megawati masih menjadi magnet yang sulit digantikan.

    “Kalau buat simpatisan, kader, pendukung PDI Perjuangan, Megawati ini gede banget dukungannya. Jadi kalau dia maju pasti coattail effect PDI Perjuangannya juga naik,” kata Hensa.

    Soal kans kemenangan, Hensat mengakui peluang Megawati tidak besar jika menghadapi Prabowo sebagai petahana.
    Namun, ia menekankan bahwa dampak terhadap kekuatan PDI Perjuangan di pemilu legislatif menjadi pertimbangan penting.

    “Memang kalau lawan Pak Prabowo ini, memang sulit dikalahkan karena dia petahana dan sejauh ini belum ada petahana yang kalah dalam Pemilu kita sejak 2004,” kata Hensat.

    “Tapi untuk coattail effect PDI Perjuangan, harus Megawati Soekarnoputri. Karena kalau enggak Bu Mega, ini bisa jadi kalah sama Gerindra nanti, putus rekor mereka di Pileg yang sudah hattrick,” sambungnya.

    Dalam hitungannya, persaingan legislatif akan semakin ketat, termasuk karena Gerindra dinilai bakal menaikkan usahanya untuk meraup kursi legislatif. Karena itu, Hensa menyebut, PDIP perlu mengeluarkan “kartu” yang paling kuat untuk menahan penurunan suara yaitu Megawati Soekarnoputri.

    “Saya menduga Gerindra akan genjot kenceng pileg ini, angka sekitar 35 persen di 2029 itu menurut saya enggak mustahil buat ditembus oleh Gerindra. Maka supaya tetap berada di tataran elit, PDI Perjuangan harus mengeluarkan kartu truf yaitu Megawati Soekarnoputri,” ujarnya.

    Menurut Hensat, mengajukan nama selain Megawati berisiko memantik kalkulasi suksesi ketua umum, sehingga soliditas belum tentu setinggi ketika Megawati yang maju.

    “Kalau misalnya yang lain, misalnya Mas Pram, Mbak Puan, atau Mas Ganjar, itu selain intrik-intrik PDI Perjuangan karena dia berpeluang menggantikan Ibu sebagai Ketua Umum, belum tentu sesolid kalau Megawati yang maju,” katanya.

    Oleh karena itu, selama Megawati masih memungkinkan untuk dicalonkan, langkah itu dapat sekaligus membuka ruang transisi kepemimpinan yang lebih halus di PDI Perjuagan setelahnya.

    “Karena mungkin setelah itu dia mau pensiun sebagai Ketua Umum, makan kemudian PDI Perjuangan bisa jadi akan mengajukan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden di 2029, dan enggak rugi juga buat PDI Perjuangan,” pungkas Hensat.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Bekas Kapolres Bima Kota Terlibat Narkoba Sejak Agustus 2025

    February 15, 2026

    Menkop Ingin Angkat Derajat Penerima Bansos Lewat Kopdes Merah Putih

    February 15, 2026

    Polisi Buru Bandar Narkoba Pemasok Mantan Kapolres Bima Kota

    February 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Luka Modric Panen Pujian dari Media Italia: Sebuah Keajaiban

    Berita Olahraga February 15, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Media-media Italia memberikan pujian setinggi langit kepada Luka Modric setelah menjadi…

    Polisi Dalami Penyebab Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta : Okezone News

    February 15, 2026

    Liverpool Berpeluang Besar Boyong Denzel Dumfries di Musim Panas

    February 15, 2026

    Bekas Kapolres Bima Kota Terlibat Narkoba Sejak Agustus 2025

    February 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Luka Modric Panen Pujian dari Media Italia: Sebuah Keajaiban

    February 15, 2026

    Polisi Dalami Penyebab Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta : Okezone News

    February 15, 2026

    Liverpool Berpeluang Besar Boyong Denzel Dumfries di Musim Panas

    February 15, 2026

    Bekas Kapolres Bima Kota Terlibat Narkoba Sejak Agustus 2025

    February 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.