Mantan juara kelas berat Cain Velasquez resmi dibebaskan bersyarat dari penjara negara bagian California pada Minggu (15/2) setelah menjalani sekitar 11 bulan masa hukuman.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh agen lamanya, Mike Fonseca, menandai babak baru dalam kehidupan mantan petarung Ultimate Fighting Championship itu.
Cain Velasquez sebelumnya dijatuhi hukuman lima tahun penjara pada Maret 2025 setelah menyatakan tidak membantah tuduhan terkait insiden penembakan pada Februari 2022.
Dalam proses hukum tersebut, ia mendapatkan kredit 1.283 hari masa tahanan yang telah dijalani, termasuk waktu di penjara daerah dan tahanan rumah sebelum persidangan.
Kasus ini bermula ketika Velasquez mengejar kendaraan yang ditumpangi Harry Goularte, seorang pria yang dituduh melakukan pelecehan terhadap anak Velasquez yang masih berusia empat tahun.
Dalam pengejaran sejauh sekitar 11 mil, Velasquez melepaskan beberapa tembakan ke arah kendaraan tersebut.
Ayah Goularte yang berada di dalam mobil tertembak dan mengalami luka, sementara Goularte sendiri tidak terluka.
Proses hukum terhadap Goularte atas tuduhan tindakan cabul terhadap anak di bawah umur masih berlangsung.
Sebelum tersandung kasus hukum, Velasquez dikenal sebagai salah satu petarung kelas berat paling dominan di era modern MMA.
Ia merebut sabuk juara kelas berat UFC pada Oktober 2010 setelah mengalahkan Brock Lesnar melalui knockout.
Sepanjang kariernya, Velasquez berlatih di American Kickboxing Academy di San Jose, tempat ia mengembangkan gaya bertarung agresif yang membuatnya disegani di divisi kelas berat.
Setelah penangkapannya, UFC secara terbuka menyatakan dukungan moral kepada Velasquez.
CEO UFC, Dana White, bahkan mengirimkan surat kepada pengadilan yang menggambarkan Velasquez sebagai contoh atlet profesional yang baik.
Cain Velasquez pensiun dari MMA pada 2019, tetapi tetap menjadi figur penting di komunitas olahraga tarung.
Pembebasan bersyarat ini menandai akhir dari salah satu periode paling sulit dalam hidupnya, sekaligus membuka peluang bagi mantan juara dunia tersebut untuk kembali fokus pada keluarga dan kehidupan di luar arena pertarungan.
Meski demikian, kasus hukum yang berkaitan dengan insiden 2022 masih meninggalkan dampak panjang bagi semua pihak yang terlibat.
Velasquez sendiri sebelumnya menyatakan penyesalan atas tindakannya, sementara proses peradilan terhadap Goularte masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
Artikel Tag: ufc, mma
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/mantan-juara-ufc-cain-velasquez-bebas-bersyarat-usai-kasus-penembakan-2022

