Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Wakil Mesir dan Uganda Kembali Duduki Podium Kejuaraan All Afrika 2026

    February 16, 2026

    Ini Alasan APKLI Minta Gubernur Pramono Tunda Pergub KTR

    February 16, 2026

    Kisah Unik Melati Daeva Oktavianti: Dulu Pernah Benci Bulu Tangkis : Okezone Sports

    February 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Indonesia Surplus Ijazah, Banyak Lulusan S3 Jadi Ojek

    Indonesia Surplus Ijazah, Banyak Lulusan S3 Jadi Ojek

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 16, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Demikian disampaikan pengamat politik Rocky Gerung, dalam Public Lecture Series 002 yang digelar di kawasan Embung Giwangan, Yogyakarta, Senin 16 Februari 2025.


    Dalam forum tersebut, Rocky menyebut Yogyakarta sebagai ruang diskusi dan perdebatan akademik yang harus tetap dipertahankan. Ia pun mengingatkan agar Yogyakarta tidak menjadi arena kepentingan kekuasaan yang mengabaikan tradisi berpikir kritis.

    “Jogja ini adalah tempat di mana orang datang untuk bertengkar secara akademis. Jangan sampai ruang ini dirampas oleh makhluk-makhluk pragmatis dan rakus yang ingin merampas hak generasi,” kata Rocky.



    Selain itu, Rocky juga menyinggung kondisi pendidikan tinggi. Ia menilai saat ini terjadi ketimpangan antara gelar akademik dan kualitas nilai yang dihasilkan.

    “Kita hari ini mengalami surplus ijazah, tapi defisit value. Banyak lulusan S3 akhirnya hanya jadi sopir ojek karena negara tidak mampu menyediakan ruang bagi pikiran mereka,” kata Rocky.

    “Kenapa? Karena struktur teknokratis kita lebih banyak dikuasai oleh para dealer (pedagang kekuasaan), bukan leader,” sambungnya.

    Rocky turut mengingatkan potensi creeping authoritarianism atau otoritarianisme yang merangkak naik. Menurutnya, penguatan komunitas epistemik menjadi salah satu cara menjaga nalar publik tetap rasional.

    “Mem-back up negeri ini dengan ide dan pikiran dimaksudkan untuk mengembalikan nalar publik menjadi grammar of the town (bahasa sehari-hari warga). Itu pentingnya oposisi, itu pentingnya Jogja tetap kritis,” tambahnya.

    Lebih jauh, Rocky juga menanggapi keresahan pelajar terkait ruang partisipasi. Menurutnya, ketika kanal formal tidak berjalan optimal, demonstrasi menjadi bentuk ekspresi yang muncul secara alamiah.

    “Kalau universitas marah, kanalisasinya apa? Pasti demonstrasi. Jadi kalau pemerintah menganggap demonstrasi berbahaya, lho mereka sendiri yang menciptakan kondisi sehingga hanya demonstrasi yang bisa menjadi bentuk partisipasi generasi,” pungkas Rocky.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Ini Alasan APKLI Minta Gubernur Pramono Tunda Pergub KTR

    February 16, 2026

    Uni Eropa Desak Israel Batalkan Rencana Pendaftaran Tanah di Tepi Barat

    February 16, 2026

    Perusahaan Swedia Tunjuk Putra Batak untuk Minta Keadilan

    February 16, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Wakil Mesir dan Uganda Kembali Duduki Podium Kejuaraan All Afrika 2026

    Berita Olahraga February 16, 2026

    Ligaolahraga.com -Pebulutangkis asal Mesir, Adham Hatem Elgamal dan wakil Uganda Fadilah Shamika Mohamed Rafi kembali…

    Ini Alasan APKLI Minta Gubernur Pramono Tunda Pergub KTR

    February 16, 2026

    Kisah Unik Melati Daeva Oktavianti: Dulu Pernah Benci Bulu Tangkis : Okezone Sports

    February 16, 2026

    Jelang Lawan Milan, Mergim Vojvoda: Tidak Akan Pernah Mudah

    February 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Wakil Mesir dan Uganda Kembali Duduki Podium Kejuaraan All Afrika 2026

    February 16, 2026

    Ini Alasan APKLI Minta Gubernur Pramono Tunda Pergub KTR

    February 16, 2026

    Kisah Unik Melati Daeva Oktavianti: Dulu Pernah Benci Bulu Tangkis : Okezone Sports

    February 16, 2026

    Jelang Lawan Milan, Mergim Vojvoda: Tidak Akan Pernah Mudah

    February 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.