Berita Liga Spanyol: Pelatih Girona, Míchel Sanchez tidak menyembunyikan euforianya atas kemenangan melawan Barcelona dan tidak ragu untuk berbicara tentang permainan kontroversial, menegaskan bahwa tindakan Echeverri terhadap Jules Koundé bisa saja dianggap sebagai pelanggaran.
Barcelona mencetak gol lebih dulu melalui Pau Cubarsi, tetapi Girona mampu berbalik unggul lewat gol Thomas Lemar dan Fran Beltran.
Pemain Barcelona sempat melayangkan protes karena menganggap Jules Kounde dilanggar saat proses gol terjadi. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
“Jika wasit meniup peluit, itu tidak masalah. Saya pikir itu adalah bola balik. Claudio masuk ke dalam permainan. Itu bisa saja ditiup. Jika wasit tidak meniup peluit, VAR benar untuk tidak turun tangan. Itulah perasaan saya. Bagi saya, saya pikir permainan menginjak-injak seperti itu jauh dari sepak bola. Jika wasit melihatnya sebagai penginjakkan, itu tidak masalah, tetapi jika VAR turun tangan, itu akan tampak seperti kesalahan bagi saya,” kata pelatih Girona, Míchel Sanchez.
“Flick berbicara kepada saya tentang kejadian itu di akhir pertandingan. Seringkali Anda memiliki perasaan bahwa Anda memimpin pertandingan secara berbeda dalam kejadian serupa. Itu adalah keputusan wasit.”
Kekalahan ini membuat tim asuhan Hansi Flick tertahan di peringkat dua dengan 58 poin, terpaut dua angka dari Real Madrid yang menang 4-1 atas Real Sociedad.
Sementara itu Girona berhasil menjauh dari zona degradasi dan menempati peringkat 12 dengan 29 poin, demikian yang dilansir laman resmi LaLiga.
Artikel Tag: barcelona, girona, michel sanchez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/pelatih-girona-tak-masalah-jika-wasit-anggap-pelanggaran-ke-kounde

