Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Selain Juve, Milan Dirugikan Wasit Karena Kartu Merah Adrien Rabiot

    February 17, 2026

    Keberadaan NU Harus Dirasakan Masyarakat

    February 17, 2026

    Masih Sendiri Jelang Lebaran, Okie Agustina Ungkap Kriteria Calon Suami: Paham Agama! : Okezone Celebrity

    February 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»5 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Bawa Hoki dan Keberuntungan

    5 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Bawa Hoki dan Keberuntungan

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 17, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Menariknya, makanan saat Imlek bukan sekadar pelengkap perayaan. Berbagai sajian tersebut dipercaya memiliki simbol tertentu yang berkaitan dengan keberuntungan, kelimpahan rezeki, kesehatan, hingga keharmonisan keluarga sepanjang tahun. Dalam budaya Tionghoa, setiap jenis makanan memiliki arti tersendiri, sehingga beberapa menu bahkan dianggap wajib hadir saat makan malam Imlek maupun saat menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.


    Lantas, apa saja makanan khas Imlek yang dipercaya membawa hoki atau keberuntungan? Berikut daftarnya.

    1. Pangsit (Jiaozi)



    Pangsit atau jiaozi merupakan salah satu hidangan yang sangat populer saat perayaan Imlek. Bentuknya menyerupai ingot emas tradisional yang melambangkan kemakmuran dan kekayaan. 

    Isian pangsit biasanya berupa daging dan daun bawang, meski dapat bervariasi sesuai selera dan daerah. Menyantap pangsit saat Imlek dipercaya dapat membawa keberuntungan finansial di tahun yang baru.

    2. Mi Panjang Umur

    Mi panjang umur menjadi simbol umur panjang dan kesehatan. Mi ini biasanya disajikan dalam bentuk utuh tanpa dipotong, karena diyakini semakin panjang mi yang dimakan, semakin panjang pula harapan umur dan keberuntungan seseorang.

    Mi panjang umur umumnya disajikan dengan tambahan jamur shiitake, daun bawang, maupun irisan daging, sehingga rasanya lebih gurih dan nikmat.

    3. Ikan Utuh

    Ikan utuh yang disajikan saat Imlek melambangkan kelimpahan dan keberuntungan. Dalam bahasa Mandarin, kata ikan terdengar mirip dengan kata “surplus” atau “kelebihan”, sehingga menyantap ikan dipercaya dapat mendatangkan rezeki melimpah.

    Ikan biasanya dikukus bersama jahe dan daun bawang agar rasanya segar dan lezat. Sajian ini juga harus disajikan dalam kondisi utuh, lengkap dengan kepala dan ekor, karena ikan yang terpotong dianggap menghilangkan makna keberuntungan. 

    Bahkan, sebagian ikan sering sengaja tidak dihabiskan sebagai simbol bahwa rezeki akan terus bertambah.

    4. Jeruk Mandarin

    Jeruk mandarin menjadi simbol keberhasilan dan keberuntungan. Bentuknya yang bulat melambangkan kesinambungan serta kehidupan yang terus berjalan dengan baik. 

    Warna jingga keemasan pada jeruk juga dianggap menyerupai emas, sehingga sering dijadikan hiasan meja atau buah wajib saat perayaan Imlek. Tak hanya itu, daun yang masih menempel pada jeruk juga dipercaya melambangkan kemakmuran yang terus tumbuh dan berkembang.

    5. Makanan Manis

    Berbagai makanan manis juga identik dengan perayaan Imlek karena dipercaya membawa kehidupan yang “manis” dan penuh kebahagiaan. Salah satu yang populer adalah eight treasure rice pudding, yakni puding nasi yang berisi delapan jenis buah kering, biji-bijian, atau kacang.

    Angka delapan sendiri dianggap sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Selain itu, nampan permen berbentuk lingkaran dengan delapan kompartemen juga kerap dihidangkan karena melambangkan kebersamaan dan kelanggengan. 

    Setiap jenis permen dipercaya memiliki makna tersendiri, misalnya akar teratai yang melambangkan ikatan keluarga, serta biji labu merah yang dipercaya membawa kekayaan.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Keberadaan NU Harus Dirasakan Masyarakat

    February 17, 2026

    Hilal Tak Penuhi Kriteria, Ini Penjelasan Menag

    February 17, 2026

    Fasilitas Makan Dipotong, Besok Buruh Bakal Turun Jalan

    February 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Selain Juve, Milan Dirugikan Wasit Karena Kartu Merah Adrien Rabiot

    Berita Olahraga February 17, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Keputusan wasit dalam laga Derby d’Italia antara Inter Milan membuat AC…

    Keberadaan NU Harus Dirasakan Masyarakat

    February 17, 2026

    Masih Sendiri Jelang Lebaran, Okie Agustina Ungkap Kriteria Calon Suami: Paham Agama! : Okezone Celebrity

    February 17, 2026

    Usia 37 Tahun, Masihkah Ciro dan Da Silva Ideal untuk Timnas Indonesia?

    February 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Selain Juve, Milan Dirugikan Wasit Karena Kartu Merah Adrien Rabiot

    February 17, 2026

    Keberadaan NU Harus Dirasakan Masyarakat

    February 17, 2026

    Masih Sendiri Jelang Lebaran, Okie Agustina Ungkap Kriteria Calon Suami: Paham Agama! : Okezone Celebrity

    February 17, 2026

    Usia 37 Tahun, Masihkah Ciro dan Da Silva Ideal untuk Timnas Indonesia?

    February 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.