Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bela Alessandro Bastoni, Trevisani: Anda harus ‘Mengakali’ Lawan dan Wasit

    February 17, 2026

    Kick-Off Porprov XV Jabar 2026, Ketua DPRD: Bogor Seratus Emas!

    February 17, 2026

    Misi Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Selamatkan Persis Solo dari Degradasi di Super League : Okezone Bola

    February 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»5 Cara Aman Berpuasa Bagi Penderita Asam Lambung

    5 Cara Aman Berpuasa Bagi Penderita Asam Lambung

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 17, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Akibatnya, gejala seperti perut perih, mual, kembung, hingga sensasi panas di ulu hati bisa muncul tiba-tiba dan mengganggu ibadah serta aktivitas harian. Meski begitu, penderita maag tidak perlu langsung khawatir atau takut untuk berpuasa. 


    Selama dilakukan dengan cara yang tepat, puasa justru tetap bisa dijalani dengan nyaman tanpa memicu naiknya asam lambung. Kuncinya ada pada pola makan yang teratur, pemilihan makanan yang aman untuk lambung, pengaturan jam tidur, serta kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan sistem pencernaan.

    Lalu, bagaimana cara aman berpuasa bagi penderita asam lambung atau maag agar tidak kambuh selama Ramadan?



    Tips Aman Berpuasa untuk Penderita Asam Lambung

    Melansir laman Harvard Health Publishing, berikut beberapa tips aman berpuasa untuk penderita asam lambung atau maag.

    1. Jangan Lewatkan Waktu Buka dan Sahur

    Penderita asam lambung atau maag sebaiknya tidak melewatkan waktu sahur dan berbuka puasa. Pasalnya, lambung yang dibiarkan kosong terlalu lama dapat memicu produksi asam lambung meningkat dan menimbulkan rasa perih di ulu hati. 

    Sahur juga berperan penting untuk menjaga energi tubuh selama berpuasa sekaligus membantu menstabilkan kondisi lambung. Selain itu, berbuka tepat waktu dapat mencegah lambung mengalami iritasi akibat keterlambatan makan setelah seharian kosong.

    2. Hindari Beberapa Makanan

    Saat berpuasa, penderita maag perlu lebih selektif dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Beberapa jenis makanan dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan pedas, asam, dan berlemak tinggi. 

    Makanan tersebut dapat memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan risiko heartburn atau sensasi panas di dada. Menu sahur dan berbuka sebaiknya berisi makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna agar lambung tetap nyaman.

    3. Hindari Minuman Berkarbonasi

    Minuman berkarbonasi sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung saat berbuka maupun sahur. Kandungan gas dalam minuman tersebut dapat menyebabkan perut terasa kembung dan menekan lambung. 

    Kondisi ini dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan dan memperparah gejala maag. Selain itu, minuman berkarbonasi juga dapat meningkatkan sendawa berlebihan yang membuat tubuh terasa tidak nyaman saat menjalankan puasa.

    4. Hindari Minuman Bersoda

    Minuman bersoda termasuk salah satu pantangan bagi penderita asam lambung karena dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan. Soda biasanya mengandung karbonasi serta kadar gula tinggi yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. 

    Jika dikonsumsi saat perut kosong, minuman ini dapat memicu rasa perih, mual, hingga sensasi terbakar di dada. Karena itu, penderita maag lebih disarankan memilih air putih atau minuman hangat yang lebih aman untuk lambung.

    5. Makan Dalam Porsi Kecil

    Penderita asam lambung disarankan untuk makan dalam porsi kecil saat berbuka puasa. Makan terlalu banyak sekaligus dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan meningkatkan tekanan di dalam perut. 

    Kondisi ini dapat memicu refluks asam lambung, terutama jika setelah makan langsung berbaring. Agar lebih aman, penderita maag bisa membagi makan menjadi beberapa tahap, misalnya berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu, lalu makan utama setelah salat Magrib.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kick-Off Porprov XV Jabar 2026, Ketua DPRD: Bogor Seratus Emas!

    February 17, 2026

    Garda Satu Jatim Desak Klarifikasi soal Tuduhan MBG Program Maling

    February 17, 2026

    Awal Ramadan Ditetapkan, Besok Siang Masih Bisa Makan Nasi Padang

    February 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Bela Alessandro Bastoni, Trevisani: Anda harus ‘Mengakali’ Lawan dan Wasit

    Berita Olahraga February 17, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Riccardo Trevisani bela Alessandro Bastoni dari kritik tajam setelah kemenangan dramatis…

    Kick-Off Porprov XV Jabar 2026, Ketua DPRD: Bogor Seratus Emas!

    February 17, 2026

    Misi Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Selamatkan Persis Solo dari Degradasi di Super League : Okezone Bola

    February 17, 2026

    Jalur Penghubung Wamena-Kelila Papua Putus Akibat Longsor

    February 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Bela Alessandro Bastoni, Trevisani: Anda harus ‘Mengakali’ Lawan dan Wasit

    February 17, 2026

    Kick-Off Porprov XV Jabar 2026, Ketua DPRD: Bogor Seratus Emas!

    February 17, 2026

    Misi Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Selamatkan Persis Solo dari Degradasi di Super League : Okezone Bola

    February 17, 2026

    Jalur Penghubung Wamena-Kelila Papua Putus Akibat Longsor

    February 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.